Diduga Kompor Tak Dimatikan, Rumah Panggung di Rhee Loka Ludes Terbakar

oleh -215 Dilihat

 

SUMBAWA BESAR, Samawarea.com (6 November 2026) – Diduga akibat aktivitas memasak dengan kompor yang tidak dimatikan, satu unit rumah panggung milik Hamida di Dusun Rhee Rea, Desa Rhee Loka, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa, ludes terbakar, Jumat (6/11/2026) pagi.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.09 Wita tersebut menghanguskan seluruh bangunan rumah. Selain itu, dua rumah yang berada di sisi kiri dan kanan bangunan turut terdampak akibat kobaran api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo, ST, M.Eng, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan sementara, kebakaran diduga dipicu aktivitas memasak yang ditinggalkan dalam kondisi kompor masih menyala.

Saat kejadian, pemilik rumah diketahui sedang pergi mencuci sehingga tidak berada di lokasi.

Menerima laporan masyarakat pada pukul 08.09 Wita, anggota Regu 3 Damkartan Pos Utan langsung bergerak menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 08.29 Wita dan segera melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran.

Berkat kesigapan warga setempat bersama personel Damkartan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.25 Wita. Upaya tersebut juga berhasil mencegah kobaran api meluas ke rumah-rumah lainnya.

Dalam penanganan kebakaran ini, Damkartan Sumbawa berkoordinasi dengan PLN, Pemerintah Desa Rhee Loka, Polsek Rhee, Danpos Utan, Danpos Alas, serta masyarakat setempat.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang berharga milik korban ikut hangus terbakar, di antaranya kasur, lemari, peralatan dapur, uang tunai sekitar Rp5 juta, serta emas seberat 25 gram.

Kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, pemilik rumah, Hamida, dilaporkan mengalami luka bakar pada kedua tangannya.

Pipin mengapresiasi respons cepat personel Damkartan bersama masyarakat yang bahu-membahu melakukan pemadaman sehingga kebakaran dapat dikendalikan.

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas memasak, terutama memastikan kompor benar-benar sudah dimatikan sebelum meninggalkan rumah.

“Keselamatan harus menjadi perhatian utama. Pastikan kompor dan sumber api lainnya dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah,” imbaunya. (SR)

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *