Kenalkan Pendidikan Berasrama Gratis, SRD 5 Sumbawa Perkuat Harapan Keluarga Miskin Ekstrem

oleh -63 Dilihat

SUMBAWA BESAR, Samawarea.com (18 Oktober 2026) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 5 Sumbawa, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat penyelenggaraan pendidikan berasrama gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Sri Wahyuni, S.E., M.M.Inov., bersama pihak terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membuka akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Melalui sistem pendidikan berasrama, seluruh biaya pendidikan beserta fasilitas penunjang ditanggung pemerintah. Dengan demikian, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan tetap memperoleh kesempatan belajar dan mengembangkan potensi diri tanpa terbebani persoalan biaya pendidikan.

Menurut Bupati, pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang bagi anak-anak untuk memperbaiki masa depan mereka dan keluarganya.

Melalui program Sekolah Rakyat, para siswa diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri, mengangkat derajat keluarga, serta memperbaiki taraf hidup. Pendidikan juga menjadi salah satu kunci untuk memutus rantai kemiskinan dan mendukung terwujudnya Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.

Sementara itu, Kepala SRD 5 Sumbawa, Nani Indrawati, S.S., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Open House bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi ruang bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk melihat secara langsung kondisi sekolah, memahami program pendidikan yang dijalankan, sekaligus memperkuat dukungan dan kerja sama.

Ia menjelaskan, SRD 5 Sumbawa mulai beroperasi pada 6 Oktober 2025. Saat ini, sekolah tersebut menampung sebanyak 60 siswa kelas II hingga VI yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa.

Seiring pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, pihak sekolah terus melakukan pembenahan, baik dalam proses pembelajaran maupun penyediaan layanan pendukung untuk memenuhi kebutuhan siswa.

Dalam menunjang kualitas pendidikan, SRD 5 Sumbawa menerapkan pembelajaran berbasis digital dan smart learning. Selain itu, siswa juga mendapatkan pembinaan melalui kegiatan ekstrakurikuler serta pendampingan untuk mendukung perkembangan kemampuan dan karakter mereka.

Penyelenggaraan pendidikan tersebut didukung oleh tenaga pendidik dan tenaga pendukung, mulai dari guru, wali asuh, wali asrama, juru masak, hingga tenaga kebersihan.

Nani berharap dukungan dari pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar Sekolah Rakyat dapat menjalankan perannya secara optimal.

Dengan dukungan tersebut, SRD 5 Sumbawa diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak, membangun kemandirian, serta tumbuh menjadi generasi yang berdaya saing dan mampu meraih masa depan yang lebih baik.

Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, tetapi juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. (SR) 

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *