Diskominfotiksandi Sumbawa Matangkan Program BAKTI Komdigi, Dorong UMKM Go Digital

oleh -70 Dilihat
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Sri Wahyuni, S.E., M.M.Inov

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (2 Oktober 2026) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksandi) terus mematangkan persiapan Program Pemanfaatan Infrastruktur Digital untuk Pengembangan UMKM Digital BAKTI Komdigi.

Persiapan program tersebut dibahas melalui rapat koordinasi secara daring menggunakan Zoom Meeting, Kamis (1/10/2026). Rapat diikuti Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Sri Wahyuni, S.E., M.M.Inov., serta Kepala Bidang Persandian, Laeli Febrianti, S.STP., M.Si.

Koordinasi tersebut membahas sejumlah aspek teknis, mulai dari kesiapan lokasi, peserta, materi pelatihan hingga dukungan lintas perangkat daerah bersama BAKTI Komdigi.

Tim BAKTI Komdigi dijadwalkan melakukan survei pada 16 Oktober 2026. Selanjutnya, pelatihan UMKM Digital akan digelar pada 20 Oktober 2026 di Aula Sekretariat Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa.

Pelatihan secara tatap muka itu direncanakan diikuti 15 pelaku UMKM. Peserta akan membawa smartphone masing-masing sehingga materi dapat langsung dipraktikkan selama pelatihan.

Selain pelatihan tatap muka, juga disiapkan skema pelatihan secara daring bagi pelaku UMKM yang berada di sekitar infrastruktur BTS Komdigi. Skema ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program dan membuka akses pembelajaran digital bagi lebih banyak pelaku usaha.

Pelaksanaan program mendapat dukungan BAKTI Komdigi dan melibatkan koordinasi dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa.

Melalui program tersebut, pelaku UMKM diharapkan semakin mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran, meningkatkan promosi produk, sekaligus memperkuat daya saing usaha.

Kolaborasi Pemkab Sumbawa dan BAKTI Komdigi ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan infrastruktur digital agar tidak hanya mendukung konektivitas, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dan penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. (SR)

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *