Pimpin Upacara di SMPN 1 Sumbawa, Kajari: Cita-Cita Tak Cukup Hanya Diimpikan

oleh -43 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (7 September 2026)— Memiliki cita-cita merupakan langkah awal untuk meraih masa depan. Namun, cita-cita tidak akan terwujud tanpa kemauan, disiplin dan kerja keras.

Pesan itulah yang disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa, Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.H., saat memimpin upacara bendera di SMP Negeri 1 Sumbawa Besar, Senin (7/9/2026).

Di hadapan seluruh siswa, dewan guru dan tenaga kependidikan, Kajari mengajak para pelajar agar tidak hanya berani bermimpi, tetapi juga memiliki tekad untuk memperjuangkan apa yang dicita-citakan.

Menurutnya, keberhasilan tidak datang secara instan. Setiap kesuksesan membutuhkan proses, ketekunan dan kesungguhan dalam menjalani setiap tahapan.

Karena itu, para siswa diminta membiasakan diri untuk disiplin dan bertanggung jawab sejak di bangku sekolah. Sikap tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Kajari juga mendorong para pelajar agar terus berusaha menjadi pribadi yang membanggakan orang tua dan guru. Tidak kalah penting, mereka diharapkan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar dan bangsa.

Cita-cita harus diperjuangkan dengan kemauan, kedisiplinan dan ketekunan,” demikian pesan yang ditekankan dalam amanatnya.

Selain berbicara tentang cita-cita, Kajari Sumbawa juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter. Menurutnya, keberhasilan seorang pelajar tidak cukup hanya diukur dari prestasi akademik.

Karakter, integritas, tanggung jawab dan kesadaran hukum juga harus dibangun sejak dini. Nilai-nilai tersebut akan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Upacara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si., bersama jajaran. Hadir pula Kepala SMP Negeri 1 Sumbawa Besar, dewan guru, tenaga kependidikan serta Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa, Jamhur Husain, S.E.

Kehadiran jajaran Kejaksaan Negeri Sumbawa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan, khususnya dalam membangun karakter dan kesadaran hukum generasi muda.

Sinergi antara Kejaksaan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendorong siswa berprestasi, tetapi juga membentuk pribadi yang disiplin, berintegritas dan bertanggung jawab.

Upacara bendera yang berlangsung tertib tersebut akhirnya menjadi ruang edukasi sekaligus motivasi bagi para siswa. Pesan Kajari diharapkan dapat mendorong mereka untuk terus belajar, berproses dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *