SUMBAWA BESAR, samawarea.com (1 September 2026) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Dorongan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa saat mewakili Bupati Sumbawa membuka secara resmi kegiatan AI Ignition Training di Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan KUMPUL bekerja sama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) tersebut merupakan program pelatihan yang dirancang untuk membekali pelaku UMKM dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan teknologi AI.
Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya kesiapan pelaku UMKM mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, AI dapat menjadi instrumen penting dalam mendorong inovasi, meningkatkan efisiensi usaha, memperluas akses pasar, sekaligus memperkuat daya saing UMKM di tengah perkembangan ekonomi digital.
“Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, tetapi menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing usaha. Karena itu, pelaku UMKM perlu terus belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi secara produktif,” pesan Sekda.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KUMPUL dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara atas kolaborasi serta kontribusinya dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Sumbawa.
Menurutnya, penguatan kapasitas pelaku usaha tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, perwakilan PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, para pemateri, serta para peserta yang merupakan pelaku UMKM di Kabupaten Sumbawa.
Melalui AI Ignition Training ini, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mengenal teknologi AI, tetapi mampu menggunakannya secara nyata untuk mendukung aktivitas usaha, mulai dari pengembangan ide, promosi, pemasaran hingga peningkatan efisiensi pekerjaan.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan pelaku UMKM tersebut dapat menjadi salah satu pengungkit terwujudnya Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.
Dengan semakin kuatnya kapasitas dan kemampuan beradaptasi, UMKM Sumbawa diharapkan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman sekaligus memanfaatkan peluang yang terbuka di era ekonomi digital. (SR)






