Empat Proyek Perubahan Diluncurkan, Pemkab Sumbawa Pacu Transformasi Pemerintahan

oleh -97 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (5 Agustus 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Rakor 3W serta launching empat proyek perubahan hasil Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (4/8).

Rakor dibuka langsung Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., didampingi Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori dan Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP. Hadir pula kepala perangkat daerah, pejabat administrator, serta peserta PKN Tingkat II.

Mengusung tema “Bersama Mewujudkan Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera”, kegiatan ini menjadi forum evaluasi pelaksanaan pembangunan sekaligus memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dalam mencapai target pembangunan daerah.

Kepala BAPPERIDA Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., mengatakan rakor bertujuan mengevaluasi capaian pembangunan Semester I Tahun 2026, mengidentifikasi berbagai kendala, sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.

Menurutnya, evaluasi mencakup capaian kinerja perangkat daerah, penyusunan Renja Perangkat Daerah Tahun 2027, perubahan Renja Tahun 2026, hingga strategi penyelesaian berbagai hambatan yang dihadapi.

“Tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Sumbawa 2025–2029 yang berfokus pada lima prioritas pembangunan daerah. Seluruh capaian dipantau melalui sistem E-DALEV sebagai instrumen pengendalian pembangunan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan pentingnya evaluasi terhadap seluruh target pembangunan agar anggaran pemerintah benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

“Target-target pembangunan harus terus kita review. Pemerintah tidak akan keberatan mengalokasikan anggaran untuk program yang memberikan dampak nyata, baik terhadap peningkatan pelayanan publik, efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, maupun peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegas Bupati.

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi serta membangun sinergi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar program pembangunan berjalan lebih efektif.

Pada kesempatan tersebut, Bupati secara resmi meluncurkan empat proyek perubahan sebagai implementasi inovasi peserta PKN Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026.

Empat inovasi tersebut meliputi RCI (Resilience Cascade Intelligence) yang digagas Kepala BAPPERIDA sebagai sistem perencanaan dan penganggaran berbasis data serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), JARIMU (Jaringan Integrasi Manajemen Unggul) oleh Asisten Administrasi Umum untuk memperkuat integrasi proses bisnis pemerintahan, Talenta ASN oleh Kepala BKPSDM yang berorientasi pada penguatan sistem merit aparatur sipil negara, serta SRIAS (Sumbawa Risk Intelligence and Integrated Assurance System) oleh Inspektur Kabupaten Sumbawa yang mengembangkan sistem pengawasan berbasis manajemen risiko.

Peluncuran empat proyek perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa mempercepat transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih modern, terintegrasi, akuntabel, dan berbasis inovasi.

Melalui Rakor Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Tahun 2026 ini, Pemkab Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan yang efektif, pelayanan publik yang berkualitas, serta tata kelola pemerintahan yang mendukung terwujudnya visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *