SUMBAWA BESAR, samawarea.com (5 Juli 2026) – Warga Kecamatan Alas kini memiliki venue biliar berstandar. Juara Billiard and Coffee Shop resmi diluncurkan oleh Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si sekaligus pemilik venue, Minggu (5/7/2026) sore.
Peresmian venue tersebut dihadiri Camat Alas, Camat Alas Barat, Ketua POBSI Kabupaten Sumbawa, Kepala Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III, para kepala desa, komunitas pecinta biliar, serta masyarakat setempat.
Camat Alas, Dr. Usman Yusuf, menyambut baik kehadiran Juara Billiard. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi langkah positif dalam membangun komunitas olahraga yang sehat, sekaligus memperkuat pembinaan cabang olahraga biliar yang selama ini menjadi salah satu andalan Kabupaten Sumbawa di ajang Porprov NTB.
“Kami sangat mengapresiasi hadirnya Juara Billiard. Ini menjadi sarana pengembangan olahraga sekaligus pembinaan atlet di Kecamatan Alas,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah kecamatan akan mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif sehingga venue tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk pembinaan atlet, bukan menjadi tempat kegiatan negatif.
“Silakan para atlet muda datang berlatih di sini agar lahir atlet-atlet profesional dari Kecamatan Alas,” katanya.
Ketua POBSI Kabupaten Sumbawa, M. Zubhan, juga mengapresiasi berdirinya venue baru tersebut. Menurutnya, Kabupaten Sumbawa saat ini merupakan juara umum cabang olahraga biliar pada Porprov NTB, sehingga kebutuhan akan tempat latihan berstandar semakin penting.
Ia berharap Juara Billiard dapat menjadi pusat lahirnya atlet-atlet muda berbakat, termasuk atlet putri yang jumlahnya hingga kini masih sangat terbatas.
“Di kota-kota besar sudah banyak atlet biliar putri berprestasi. Mudah-mudahan dengan hadirnya venue ini akan lahir atlet-atlet putri dari Kecamatan Alas,” harapnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq mengatakan Juara Billiard lahir dari aspirasi masyarakat Alas yang menginginkan adanya venue biliar berstandar di wilayah tersebut.
“Kehadiran Juara Billiard merupakan jawaban atas keinginan warga Alas akan hadirnya tempat latihan yang representatif. Kami menyiapkan tiga meja standar ukuran 9 feet, sama seperti yang digunakan pada Porprov NTB 2026,” jelasnya.
Rafiq menegaskan, keberadaan venue tersebut bukan sekadar tempat bermain, tetapi juga diharapkan menjadi wadah pembinaan generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, maupun kenakalan remaja lainnya.
Ke depan, pengelola bersama KONI dan POBSI berencana menggelar berbagai turnamen biliar khusus remaja sebagai bagian dari pembinaan prestasi sekaligus mengubah stigma negatif yang selama ini melekat pada olahraga biliar.
“Dengan adanya kompetisi dan pembinaan yang berkelanjutan, kami ingin melahirkan remaja-remaja berprestasi sekaligus memberikan ketenangan bagi para orang tua bahwa anak-anak mereka memiliki ruang yang positif untuk berkembang,” ujar mantan Ketua DPRD Sumbawa ini.
Ia berharap Juara Billiard mampu menjadi pusat pembinaan atlet di wilayah utara Sumbawa dan melahirkan bibit-bibit baru yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa pada berbagai ajang olahraga di masa mendatang. (SR)






