SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20 Juli 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi meluncurkan Kartu Sumbawa Pintar sebagai wujud komitmen memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.
Peluncuran oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Senin (20/7/2026), menjadi langkah awal memastikan tidak ada anak Sumbawa kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Haji Jarot menegaskan bahwa peluncuran Kartu Sumbawa Pintar bukan sekadar menghadirkan sebuah kartu identitas penerima beasiswa, tetapi merupakan simbol keberpihakan pemerintah terhadap pembangunan sumber daya manusia.
“Bagi saya, hari ini bukan sekadar peluncuran sebuah kartu. Yang kita luncurkan adalah sebuah ikhtiar, sebuah komitmen pemerintah daerah agar anak-anak Sumbawa tidak kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan ekonomi,” tegasnya.
Menurut Haji Jarot, kekayaan terbesar Kabupaten Sumbawa bukan hanya sumber daya alam yang melimpah, melainkan kualitas manusianya. Karena itu, pembangunan sumber daya manusia ditempatkan sebagai misi pertama dalam RPJMD Kabupaten Sumbawa untuk mewujudkan visi “Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera.”
Ia menilai pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi unggul. Tanpa pendidikan yang berkualitas, mustahil lahir masyarakat yang kompeten dan mampu membawa daerah menuju kemajuan.
Pada tahap awal, sebanyak 459 mahasiswa menerima manfaat Kartu Sumbawa Pintar. Mereka berasal dari AKOM sebanyak 101 mahasiswa, STAIS 40 mahasiswa, STIKES 12 mahasiswa, Universitas Samawa 78 mahasiswa, Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) 213 mahasiswa, dan Universitas Mataram 15 mahasiswa.
Bupati mengakui jumlah tersebut belum mencakup seluruh kebutuhan mahasiswa di Kabupaten Sumbawa. Namun, ia menegaskan bahwa setiap perubahan besar selalu diawali dengan langkah pertama.
“Kebijakan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah sudah dimulai. Sistemnya telah dibangun dan akan terus kita sempurnakan agar semakin banyak mahasiswa yang bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Jarot juga meluruskan pemahaman masyarakat bahwa Kartu Sumbawa Pintar bukan kartu ATM maupun alat transaksi keuangan, melainkan identitas resmi penerima beasiswa Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Keberadaan kartu tersebut diharapkan mempermudah pendataan, meningkatkan tata kelola program beasiswa agar lebih tertib, transparan, akuntabel, serta memastikan bantuan tepat sasaran.
Selain itu, pemerintah daerah terus memberikan dukungan pembiayaan pendidikan. Khusus mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa, beasiswa diberikan sebesar Rp 7,2 juta per semester untuk program sarjana reguler, Rp 9,4 juta per semester bagi program sarjana paralel, dan Rp 12 juta per semester untuk mahasiswa program magister (S2).
Bupati berpesan kepada seluruh penerima beasiswa agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Ini bukan hadiah, tetapi amanah. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, tingkatkan prestasi, bangun karakter, kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai Tau Samawa yang menjadi jati diri kita,” pesannya.
Ia berharap para mahasiswa kelak kembali mengabdi di daerah sebagai dokter, guru, insinyur, wirausaha maupun pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi Kabupaten Sumbawa.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan kabar menggembirakan dari kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI beberapa hari lalu. Pemerintah pusat, katanya, berkomitmen menambah program revitalisasi sekolah di Kabupaten Sumbawa sehingga semakin banyak sekolah memiliki sarana dan prasarana yang lebih layak.
Tak hanya itu, Program Sekolah Terintegrasi yang menjadi salah satu program strategis nasional juga dipastikan akan dibangun di Kabupaten Sumbawa. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan di Desa Kerkeh, berdampingan dengan Markas Batalyon Infanteri TP, sebagai lokasi pembangunan sekolah tersebut.
“Ini adalah peluang besar yang harus kita sambut dengan optimisme. Perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa semakin nyata. Tugas kita adalah memastikan seluruh program itu berjalan dengan baik dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, orang tua, dan pemerintah untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang semakin berkualitas.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kartu Sumbawa Pintar secara resmi saya luncurkan. Semoga Allah SWT meridai setiap ikhtiar yang kita lakukan demi kemajuan pendidikan dan masa depan generasi Sumbawa,” tutupnya. (SR)






