Tujuh Nama Terjaring di Muscab PKB Sumbawa, DPP: Tanpa Regenerasi, Organisasi akan Mati!

oleh -623 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (16 April 2026) – Sebanyak tujuh calon Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Sumbawa dipastikan bertarung dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sumbawa yang digelar Kamis (16/4/2026).

Tujuh nama tersebut merupakan hasil penjaringan yang dilakukan DPP PKB. Mereka adalah H. Ilham Mustami selaku petahana, kemudian empat anggota Fraksi PKB DPRD Sumbawa yakni Ridwan, Sri Wahyuni, Syaifullah, dan Sukiman. Dua nama lainnya juga masuk dalam daftar penjaringan yang disiapkan DPP.

Muscab berlangsung dengan mekanisme musyawarah mufakat dan dibuka secara resmi oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Zainul Munasikin.

Dalam arahannya, Zainul menegaskan bahwa Muscab merupakan bagian penting dari proses regenerasi kepemimpinan di internal partai. Menurutnya, organisasi yang tidak melakukan regenerasi akan mengalami kemunduran.

“Ada pepatah, setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya. Kita tidak bisa menggantungkan masa depan organisasi hanya kepada satu atau dua tokoh,” ujarnya.

Ia mencontohkan tokoh-tokoh besar bangsa seperti Abdurrahman Wahid dan Soekarno. Menurutnya, meski keduanya memiliki jasa besar, pada akhirnya setiap organisasi harus menyiapkan generasi penerus.

“Organisasi apa pun, baik partai politik, organisasi sosial, keagamaan, bahkan militer dan pemerintahan, akan mati dan mundur jika tidak melakukan regenerasi,” katanya.

Zainul juga mengibaratkan Muscab sebagai proses mengecek mesin kendaraan. Setelah lima tahun berjalan, PKB Sumbawa perlu melihat apakah “mesin partai” masih layak dipertahankan atau membutuhkan perbaikan.

“Kalau hanya lampu atau spion yang rusak, cukup diganti. Tetapi kalau kerusakannya lebih besar, maka harus dilakukan perbaikan lebih mendalam. Muscab ini adalah momentum untuk mengecek mesin partai itu,” ucapnya.

Meski demikian, Zainul menilai mesin PKB Sumbawa saat ini masih berjalan dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan PKB meraih empat kursi di DPRD Sumbawa pada Pemilu sebelumnya.

“Empat kursi itu adalah prestasi yang luar biasa. Karena itu saya optimis pada 2029 nanti jumlah kursi bisa bertambah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Zainul juga menjelaskan bahwa Muscab PKB tahun ini berbeda dengan periode sebelumnya. Jika dahulu pemilihan dilakukan dengan sistem demokrasi terbuka melalui mekanisme satu orang satu suara, kini DPP PKB menerapkan kebijakan baru sesuai AD/ART partai.

Menurutnya, sistem lama sering kali memunculkan perpecahan di internal partai usai pemilihan. Karena itu, DPP menginginkan Muscab berjalan lebih kondusif dan menghasilkan kepemimpinan yang solid.

“Kita ingin Muscab tidak melahirkan perpecahan, tetapi justru memperkuat persatuan dan memperkokoh mesin partai untuk menghadapi Pemilu 2029,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *