SUMBAWA BESAR, samawarea.com (25 April 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan vokasi. Hal ini ditandai dengan pelepasan 24 peserta Program Beasiswa Pelatihan Dasar Mekanik Alat Berat Batch 1 oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Jumat (24/4), di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, jajaran pimpinan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), serta Direktur UT School.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa, (AMNT), dan , lembaga pendidikan dan pelatihan alat berat milik yang telah meluluskan lebih dari 49 ribu peserta di seluruh Indonesia.
Senior Manager Social Impact AMNT, Aji Suryanto, mengungkapkan bahwa para peserta akan menjalani pelatihan intensif selama satu tahun di Jakarta dan Magelang. Program ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan daerah, sekaligus bentuk komitmen perusahaan dalam memperluas akses pelatihan di berbagai sektor.
“Program ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan SDM lokal,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dalam menghadirkan program beasiswa tersebut.
Menurutnya, pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi muda Sumbawa yang memiliki keterampilan teknis sekaligus daya saing di dunia kerja.
“Program ini adalah pintu masuk bagi generasi muda untuk menghadapi dunia kerja yang penuh tantangan. Dibutuhkan keterampilan, disiplin, serta mental yang kuat,” tegasnya.
Bupati yang akrab disapa H. Jarot itu juga menekankan pentingnya pembentukan karakter, mental, dan spiritual sebagai fondasi utama dalam menghadapi persaingan global. Ia berharap para peserta mampu memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal dan menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya.
Lebih lanjut, ia menilai keberadaan berbagai sektor industri di Sumbawa merupakan peluang besar bagi tenaga kerja lokal. Karena itu, peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan vokasi dinilai menjadi kebutuhan mendesak.
“Kita tidak bisa hanya berbicara tentang masa depan, tetapi harus bekerja nyata. Menyiapkan SDM unggul adalah kunci untuk memenangkan persaingan,” ujarnya.
Bupati juga berharap para peserta tidak hanya mampu berkiprah di tingkat nasional, tetapi juga memiliki peluang untuk bekerja di kancah internasional, sehingga dapat mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa di tingkat global. (SR)






