Program Strategis Presiden Prabowo, Jembatan Garuda Mulai Dibangun di Sumbawa

oleh -625 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (30 Maret 2026) — Pembangunan Jembatan Garuda resmi dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipusatkan di Desa Gontar, Kecamatan Alas Barat, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Rachman Ansori.

Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Kav. Basofi Cahyowibowo, S.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Jembatan Garuda merupakan program strategis Presiden yang diinisiasi bersama TNI AD untuk membangun ratusan jembatan gantung perintis di seluruh Indonesia.

Menurutnya, program ini bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah serta membuka akses masyarakat, khususnya di pedesaan, dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan sektor lainnya. Selain itu, keberadaan jembatan juga diharapkan mampu mengurangi dampak risiko bencana di daerah terpencil.

“Program Jembatan Garuda ini mendukung penuh Asta Cita ke-3 yang menekankan pembangunan infrastruktur dari desa untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Dandim.

Dandim Basofi juga mengungkapkan, pada tahap awal terdapat tiga lokasi pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Sumbawa, yakni di Desa Gontar Kecamatan Alas Barat, Desa Kerekeh Kecamatan Unter Iwes, dan Desa Labuhan Badas Kecamatan Labuhan Badas.

Selanjutnya, pada tahap berikutnya direncanakan pembangunan di sejumlah desa lainnya, di antaranya Desa Lekong (Alas Barat), Desa Lebangkar dan Desa Ropang (Ropang), Desa Selante (Plampang), Desa Kelungkung (Batulanteh), serta Desa Mata (Tarano).

“Kami mohon dukungan semua pihak, baik Pemda, Polri, pemerintah desa maupun masyarakat sebagai wujud manunggal TNI bersama rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP dalam sambutan tertulis yang dibacakan Rachman Ansori M.SE menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, jajaran TNI, khususnya Kodim 1607/Sumbawa, atas peran strategis dalam pembangunan tersebut.

Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan daerah.

“Kolaborasi seperti inilah yang kita butuhkan. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa momentum groundbreaking ini menjadi pengingat agar pembangunan terus berjalan dan tidak stagnan, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Kegiatan peletakan batu pertama ini juga dilaksanakan secara daring dan dipimpin oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi untuk seluruh wilayah teritorial Kodam IX/Udayana.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Komandan Batalyon Infanteri TP 835/Samota Yudha Bhakti Letkol Inf M. Arifianto, Danramil Alas, Kapolsek Alas Barat, Kepala Desa Gontar, para kepala desa se-Kecamatan Alas dan Alas Barat, serta tokoh masyarakat. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *