Sumbawa Barat, Samawarea. Com ( 27/2/2026)Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Rizal Fkri, menyerukan kepada seluruh kepala desa dan masyarakat di Kecamatan Jereweh, Jereweh, agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Ia menegaskan bahwa kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini telah memberikan dampak besar dan berkepanjangan, termasuk bencana banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
Dalam keterangannya di Kabupaten Sumbawa Barat, Rizal Fkri mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh kepentingan sesaat yang dapat merugikan lingkungan dalam jangka panjang. Ia menyayangkan masih adanya praktik-praktik yang mengorbankan kelestarian alam hanya demi keuntungan sementara.
“Jangan mau lingkungan kita ditukar dengan sembako yang nilainya tidak seberapa. Dampak kerusakan lingkungan itu jauh lebih besar dan berkepanjangan. Sekali alam rusak, masyarakat sendiri yang akan menanggung akibatnya,” tegasnya.
Rizal Fkri menekankan bahwa kepekaan terhadap lingkungan harus menjadi prioritas bersama. Ia meminta pemerintah Desa tegas melawan pengerusakan Alam dan harus mampu memberikan pemahaman pentingnya menjaga alam sekitar sebagai warisan terbaik untuk anak cucu kita nanti.
Ia secara khusus juga mendorong agar kalangan pemuda, pemudi, serta mahasiswa dan mahasiswi setempat dilibatkan secara aktif dalam pembangunan dan pelestarian lingkungan desa. Generasi muda dinilai memiliki energi, gagasan, serta idealisme yang kuat untuk menjadi agen perubahan.
“Rangkul pemuda dan mahasiswa. Jadikan mereka garda terdepan dalam menjaga lingkungan dan memajukan desa. Beri mereka ruang untuk berinovasi, berpendapat, dan terlibat langsung dalam aksi nyata seperti penanaman pohon, edukasi lingkungan, hingga pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak alam,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa desa yang maju bukan hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi dari kesadaran kolektif warganya dalam menjaga kelestarian alam. Menurutnya, pembangunan yang tidak memperhatikan aspek lingkungan hanya akan menimbulkan masalah baru di kemudian hari.
Rizal Fkri berharap ke depan akan ada gerakan bersama yang terstruktur dan berkelanjutan di Kecamatan Jereweh untuk mencegah banjir kembali terjadi. Kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh lapisan warga menjadi kunci utama.
“Kalau kita semua peka dan peduli, saya yakin banjir bisa dicegah. Lingkungan terjaga, masyarakat pun sejahtera. Mari jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai gerakan bersama demi masa depan desa yang lebih baik,” tutupnya.






