Didatangi Sekelompok Orang Pakai Parang, Tombak dan Kapak, Seorang Pemuda Berlumuran D4r4h

oleh -432 Dilihat

DOMPU, samawarea.com (25 Februari 2026) – Seorang pemuda berinisial W mengalami luka parah akibat pembacokan. Untuk mendapat pertolongan medis, warga yang berdomisili di Dusun Karampa Amu, Desa Manggeasi, Kecamatan Dompu ini dilarikan ke rumah sakit.

Setelah menerima laporan, pihak kepolisian berhasil meringkus salah satu terduga berinisial R (20) yang diduga terlibat dalam kasus tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Dusun Saka, Desa Manggeasi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 00.30 Wita.

Berdasarkan keterangan korban, insiden bermula dari adu mulut terkait persoalan jasa buruh pikul gabah padi. Teguran yang disampaikan korban diduga membuat para terduga pelaku tersinggung hingga berujung pada aksi kekerasan.

Para pelaku kemudian memanggil rekan-rekannya dan mencari keberadaan korban dengan membawa senjata tajam berupa parang, kapak, dan tombak. Setelah menemukan korban, salah satu terduga pelaku berinisial H diduga langsung melakukan pembacokan hingga korban terjatuh dan mengalami luka serius.

Dalam kondisi berlumuran darah, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju Polres Dompu.

Petugas piket SPKT yang menerima korban segera memberikan pertolongan dan membawanya ke RSUD Dompu untuk mendapatkan penaganan medis.

Kapolsek Dompu, IPTU Ade Helmi, SHl langsung memerintahkan Tim Khusus (Timsus) untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para terduga pelaku.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 00.30 WITA, terduga pelaku R diketahui berada di rumah mertuanya di Dusun Saka, Desa Manggeasi. Tim bergerak cepat ke lokasi dan berhasil mengamankan R saat sedang tertidur.

Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Sat Reskrim Polres Dompu untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Sementara itu, satu terduga pelaku lainnya yang diduga sebagai pelaku utama pembacokan masih dalam pengejaran petugas.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku tindak kekerasan, terlebih yang menggunakan senjata tajam. Proses hukum akan kami tegakkan secara profesional dan transparan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi dalam menyelesaikan persoalan,” tegas IPTU Helmi.

Secara terpisah, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan apresiasi atas gerak cepat jajaran Polsek Dompu dalam menangani laporan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas respons cepat anggota di lapangan sehingga situasi dapat segera dikendalikan. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga telah melakukan langkah preventif berupa penggalangan terhadap keluarga korban maupun keluarga pelaku guna mencegah potensi konflik lanjutan.

Polres Dompu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengimbau seluruh warga agar bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan damai di wilayah Kabupaten Dompu. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *