Wakil Ketua DPRD Sumbawa Barat  Badarudin Duri Tampung Aspirasi Petani di Desa Seloto

oleh -68 Dilihat

Sumbawa Barat, Samawarea.Com (19 Oktober 2025) Dalam masa reses pertamanya, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Badaruddin Duri, S.Pi, menyambangi masyarakat Desa Seloto, Kecamatan Taliwang, guna mendengarkan secara langsung aspirasi dan keluhan warga, khususnya para petani.

Reses yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dimanfaatkan oleh ratusan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Badaruddin Duri, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Sumbawa Barat, mendengarkan satu per satu keluhan masyarakat dengan penuh perhatian.

Salah satu warga, Abdul Latiep, mengaku terkesan dengan kehadiran langsung Badaruddin di tengah masyarakat. Ia tidak menyangka bisa berbincang secara terbuka dengan pimpinan DPRD yang dikenal ramah dan rendah hati tersebut.

“Orangnya sangat ramah, seolah tidak ada sekat antara kami dan beliau. Keluhan kami langsung ditanggapi, meskipun saat pemilu lalu kami bukan pendukung beliau. Tapi semua aspirasi tetap dicatat dan ditindaklanjuti. Ini luar biasa,” ujar Abdul Latiep.

Keluhan utama yang disampaikan warga Desa Seloto berkaitan dengan kesulitan petani dalam mengangkut hasil panen, terutama gabah. Hal ini disampaikan oleh Muhamad Tayub Hj., seorang petani yang sudah puluhan tahun menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

“Setiap musim panen, kami kesulitan membawa hasil pertanian karena tidak adanya jalan usaha tani yang memadai. Akibatnya, kami harus menyewa ojek gabah dengan biaya yang cukup mahal. Kadang, hasil panen tidak sebanding dengan biaya angkut yang kami keluarkan,” jelasnya.

Tayub berharap pemerintah daerah, khususnya DPRD melalui Badaruddin Duri, bisa memperjuangkan pembangunan akses jalan tani untuk memudahkan distribusi hasil pertanian dan mengurangi beban biaya petani.

Menanggapi keluhan tersebut, Badaruddin Duri menyatakan komitmennya untuk membawa aspirasi masyarakat Desa Seloto ke pembahasan tingkat legislatif dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar permasalahan tersebut segera mendapatkan solusi.

“Reses ini bukan sekadar seremonial, tetapi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Apa yang disampaikan warga, terutama soal infrastruktur pertanian, menjadi catatan penting bagi kami untuk ditindaklanjuti,” tegas Badaruddin.

Reses ini menjadi bukti nyata kedekatan wakil rakyat dengan konstituennya, serta komitmen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dari semua lapisan, tanpa memandang latar belakang politik.

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *