SUMBAWA BESAR, samawarea.com (18 Oktober 2025) — Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB, Sadimin ST MT, bersama Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Sumbawa, Mustafa, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi Ruas Jalan Provinsi Simpang Negara Moyo–Lua Air, Kabupaten Sumbawa, Jum’at (17/10). Peninjauan ini dilakukan menyusul laporan kerusakan parah yang mengganggu mobilitas masyarakat.
Dari hasil tinjauan di lapangan, ditemukan beberapa titik kerusakan signifikan. Di antaranya, jalan putus di KM 22 sepanjang 60 meter, jalan putus di KM 23 sepanjang 40 meter, dan jalan tertimbun sedimentasi di KM 23+800 sepanjang 500 meter. Kerusakan ini diduga dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan kondisi struktur tanah yang labil, sehingga mengganggu stabilitas badan jalan.
Setelah meninjau titik kerusakan tersebut, rombongan PUPR NTB melanjutkan kegiatan dengan melakukan monitoring dan evaluasi progres pekerjaan perbaikan Ruas Jalan Lenangguar–Lunyuk. Proyek ini disebut menjadi salah satu prioritas karena merupakan jalur penting bagi aktivitas masyarakat dan distribusi barang.
Tidak hanya itu, tim juga meninjau kerusakan pada Ruas Jalan Sejorong–Tatar, yang selama ini menjadi akses bagi kawasan pertanian dan tambang. Selanjutnya, rombongan bergerak ke Kabupaten Sumbawa Barat untuk memantau progres perbaikan Ruas Jalan Simpang Tano–Seteluk, yang kini tengah memasuki tahap percepatan pengerjaan.
Kadis PUPR NTB menegaskan bahwa pihaknya akan mengupayakan percepatan langkah penanganan, baik melalui pekerjaan darurat maupun penanganan permanen, agar akses masyarakat kembali normal.
“Kami ingin memastikan seluruh ruas jalan provinsi tetap berfungsi optimal. Kerusakan-kerusakan ini harus segera diatasi karena berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Sadimin.
Pemprov NTB melalui Dinas PUPR berkomitmen untuk terus memonitor perkembangan di lapangan dan mengambil langkah cepat guna menjaga kelancaran jaringan jalan di Pulau Sumbawa. (SR)






