Gubernur Iqbal: NTB Adalah “Pemenang Toleransi” di Tengah Keberagaman

oleh -327 Dilihat

MATARAM, samawarea.com (12 Oktober 2025) – Suasana damai dan semangat kebhinekaan begitu terasa dalam gelaran Ajang Seni Baleganjur dan Festival Budaya Peradah Indonesia NTB yang berlangsung meriah di Teras Udayana, Sabtu (11/10).

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Muhamad Iqbal, hadir langsung menyaksikan kemeriahan ajang budaya umat Hindu tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara yang menurutnya menjadi simbol kuatnya toleransi di NTB.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ruang ekspresi bagi pemuda Hindu, tetapi juga bisa dinikmati oleh wisatawan. Ini bukti bahwa di tengah masyarakat mayoritas Muslim, kegiatan umat Hindu tetap mendapat ruang,” ujarnya.

Gubernur yang juga mantan diplomat itu menyebut NTB sebagai “champions of tolerance” atau pemenang toleransi. Ia mengungkapkan bahwa sejarah panjang masyarakat NTB telah membuktikan keberhasilan hidup dalam kerukunan dan saling menghormati.

“Beberapa meter dari sini ada Ampenan, kota pelabuhan tua. Di sana sejak abad ke-17 hidup berdampingan berbagai etnis dan agama Tionghoa, Hindu, Arab, Bugis, Melayu, Banjar dan hingga kini tidak pernah terjadi konflik. Ini bukti nyata bahwa toleransi bukan jargon, tapi sudah menjadi bagian dari kehidupan kita,” tegas Gubernur Iqbal.

Lebih lanjut, ia berharap festival semacam ini bisa menjadi agenda tahunan dan menjadi magnet baru pariwisata budaya di NTB. “NTB adalah daerah yang religius dan harmonis. Ketika anak-anak muda diberi ruang mengekspresikan budaya, mereka tumbuh jadi generasi produktif dan kreatif,” tambahnya.

Ketua Peradah NTB, I Gede Purnama Mahendra Arta, menyebut acara ini adalah pelaksanaan kedua dengan konsep baru yang mengangkat tema “Bale Ganjur Ngiring Atma Pitara” sebuah simbol penghormatan terhadap leluhur dalam tradisi Hindu.

Acara juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Wakil Ketua Darma Bapathi Hindu Dharma NTB, Ketua PHDI NTB, perwakilan Dinas Pariwisata Kota Mataram, dan para pimpinan OPD lingkup Pemprov dan Pemkot Mataram.

Festival ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas pemuda Hindu dalam membangun NTB sebagai provinsi yang makmur, religius, dan mendunia. (SR)

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *