Sail Indonesia 2025, Puluhan Kapal Yacht Berlabuh di Labuhan Jambu Sumbawa

oleh -792 Dilihat
Tata Kostara S.Sos, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (3 September 2025) – Event tahunan berskala internasional, Sail Indonesia 2025, dijadwalkan akan diikuti sekitar 30 kapal yacht yang akan singgah di Labuhan Jambu, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, 14–19 September 2025 mendatang.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disparpora) Kabupaten Sumbawa, Tata Kostara, S.Sos mengungkapkan bahwa jumlah kapal yang akan ambil bagian masih bersifat estimasi awal berdasarkan informasi dari pihak event organizer (EO).

“Informasi awal yang kita terima dari EO, estimasinya sekitar 30 kapal yang akan mengikuti Sail Indonesia di Labuhan Jambu. Kami masih menunggu kepastian jumlah peserta,” jelas Tata, belum lama ini.

Labuhan Jambu akan menjadi titik utama kunjungan para peserta, disusul Labuhan Badas sebagai destinasi selanjutnya. Para yachter dijadwalkan tiba di Labuhan Jambu pada 14 September mengikuti rangkaian kegiatan hingga 17 September dan akan melanjutkan pelayaran ke Labuhan Badas 19 September untuk mengunjungi destinasi wisata dalam kota.

Menurut Tata, tahun 2025 menjadi kali pertama Labuhan Jambu dipilih sebagai titik labuh setelah sebelumnya pada 2024, kegiatan serupa digelar di Pantai Gelora, Kecamatan Rhee. Pergeseran ini dilakukan sebagai bentuk pemerataan wilayah yang mendapatkan manfaat dari kegiatan pariwisata berskala internasional ini.

“Tahun 2024 kita laksanakan di wilayah barat (Pantai Gelora), sekarang bergeser ke wilayah timur di Labuhan Jambu sebagai bentuk pemerataan,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, dari 22 destinasi yang disinggahi Sail Indonesia di seluruh nusantara, Sumbawa menjadi salah satu yang mendapatkan waktu kunjungan paling panjang, yakni hingga enam hari. “Kalau daerah lain maksimal empat hari, kita bisa sampai enam hari. Kita harap ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Untuk menyambut kedatangan para pelayar internasional, Disparpora telah menyiapkan berbagai destinasi wisata unggulan, termasuk dua ikon andalan Sumbawa yang selalu menarik minat peserta yaitu hiu paus dan karapan kerbau, serta beragam atraksi budaya lokal lainnya.

Selain itu, pelaku UMKM local juga dipastikan akan mendapatkan efek ekonomi langsung dari kunjungan ini, terutama desa wisata yang menjadi titik kunjungan para wisatawan.

“Kalau di desa wisata tentu ada dampak langsung, karena para wisatawan pasti akan membeli produk lokal, seperti kopi kemasan dan lainnya yang dijajakan UMKM,” jelasnya.

Tata menambahkan bahwa pihaknya akan menggelar rapat koordinasi lanjutan dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kesiapan destinasi dan jumlah peserta yang akan hadir. “Rapat lanjutan tetap akan kita lakukan agar persiapan destinasi bisa lebih maksimal,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Sail Indonesia merupakan event tahunan yang menjadi magnet bagi pelayar dunia untuk menjelajahi keindahan bahari dan budaya nusantara. Dengan masuknya Labuhan Jambu dalam rute pelayaran tahun 2025, diharapkan potensi pariwisata Sumbawa semakin dikenal secara global. (SR)

 

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *