Dr. Zulkieflimansyah: Apapun Partainya, Tetap Pertahankan Perwakilan Sumbawa di Senayan

oleh -806 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (7 September 2025) — Pengurus DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc., menyampaikan sambutan penting dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI PKS Kabupaten Sumbawa yang digelar di Hotel Nio Garden, Ahad (7/9/2025).

Dalam pidatonya, Doktor Zul menyoroti keunikan PKS dibandingkan partai politik lain serta tantangan besar yang akan dihadapi dalam kontestasi politik ke depan.

Menurutnya, PKS memiliki kekhasan yang menonjol, terutama karena menempatkan Johan Rosihan kadernya di DPR RI satu-satunya dari Kabupaten Sumbawa.

“Partai lain mungkin punya kader di berbagai tempat, tapi dari Sumbawa hanya PKS yang punya perwakilan di Senayan,” ujarnya.

Doktor Zul menegaskan bahwa menuju Pemilu 2029–2030, PKS harus bertarung untuk merebut satu dari tiga kursi DPR RI yang tersedia untuk wilayah NTB. Ia menyadari bahwa persaingan akan semakin ketat, bukan hanya antar partai, tetapi juga antar tokoh dan aktor politik.

“Banyak orang hebat yang akan bersaing. Mestinya orang tua Sumbawa ini berkumpul. Apapun partainya, kita perlu figur yang mewakili kita semua,” tegas Gubernur NTB periode 2018-2023 ini.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa lima tahun adalah waktu yang sangat singkat, dan perubahan teknologi akan sangat memengaruhi arah politik ke depan.

“Jangan bayangkan kompetisi nanti akan sama dengan hari ini. Kita akan bersaing bukan hanya dengan politisi, tapi juga aktivis intelegent termasuk dengan kecerdasan buatan (AI). Kalau salah strategi, bisa kalah oleh mesin,” katanya.

Ia menekankan bahwa ke depan, kualitas pemimpin harus lebih dari sekadar kekuatan finansial.

“Menjadi bupati, gubernur, atau anggota dewan bukan hanya soal modal. Kalau salah pilih, uang bisa habis dan hasil nihil. Kita butuh yang punya kompetensi dan integritas,” ucapnya.

Doktor Zul juga menyampaikan apresiasi terhadap Ketua DPD PKS Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP., M. M. Inov, yang dinilai mampu menjaga hubungan harmonis dengan kepala daerah serta lintas partai.

“Saya bahagia dengan ketua Nanang yang selalu menjaga hubungan baik dengan bupati, wakil bupati, dan pimpinan partai lain. Ini contoh baik yang semoga bisa ditiru kabupaten lain di NTB, bahkan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh memutus tali persaudaraan. “Boleh berbeda partai dan calon, tapi persahabatan dan kebersamaan tidak boleh lepas dari kita,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *