Perkuat Manajemen Talenta, 550 Pejabat Sumbawa akan Diuji Kompetensi 

oleh -2087 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15 Agustus 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan melaksanakan Penilaian Kompetensi bagi pejabat di lingkungan pemerintah daerah dengan menggunakan metode Computer Assisted Competency Test (CACT).

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung minggu depan dan akan diikuti sebanyak 550 orang pejabat, yang terdiri dari Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional hasil penyetaraan.

Penilaian kompetensi ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Sumbawa dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sistem Manajemen Talenta di lingkungan birokrasi daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, Jumat (15/8/25) menjelaskan bahwa uji kompetensi ini dirancang untuk mengukur kemampuan, potensi, serta kesesuaian jabatan para pejabat.

“Uji kompetensi ini bertujuan untuk mengukur kemampuan ASN serta menentukan kebutuhan pengembangan kompetensi melalui pendidikan dan bimbingan teknis,” ujar Sekda yang akrab disapa Haji Budi.

Metode yang digunakan dalam uji ini adalah CACT, yang serupa dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang biasa digunakan dalam seleksi CPNS. Bedanya, soal-soal dalam uji ini disusun lebih kompleks dan berbasis studi kasus aktual, guna menggali lebih dalam kemampuan analitis dan pengambilan keputusan para peserta.

“Model soal pada uji ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menekankan pada studi kasus yang mencerminkan situasi riil dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dengan demikian, potensi dan kecocokan pejabat terhadap suatu jabatan dapat terpetakan secara lebih objektif,” lanjutnya.

Sekda menambahkan bahwa hasil dari uji kompetensi ini akan menjadi dasar pertimbangan dalam proses penataan, mutasi, maupun rotasi jabatan. Selain itu, pejabat yang belum memenuhi standar kompetensi akan diarahkan untuk mengikuti pendidikan lanjutan atau bimbingan teknis (bimtek) sesuai dengan bidang tugasnya.

“Ini penting agar semua pejabat berada pada posisi yang tepat, sesuai kapasitas dan kemampuannya,” tegasnya.

Langkah ini lanjut Haji Budi, sekaligus menandai keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, serta adaptif terhadap tuntutan reformasi birokrasi yang semakin kompleks. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *