Sumbawa Barat Samawarea. Com ( 15 Agustus 2025) Langkah strategis menuju pembangunan berkelanjutan kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Melalui Rapat Paripurna yang digelar pada Kamis (14/8), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Daerah resmi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.
Rapat yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD KSB itu diwarnai semangat kolaboratif antara eksekutif dan legislatif. Ketua Badan Anggaran DPRD KSB, Mustafa HZ, menyampaikan bahwa penetapan APBD Perubahan kali ini menitikberatkan pada penguatan infrastruktur dasar dan pemberdayaan masyarakat, sebagai upaya menjawab kebutuhan pembangunan yang kian dinamis.
“Kami merekomendasikan sejumlah langkah strategis agar realisasi APBD Perubahan berjalan optimal. Di antaranya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), optimalisasi balai benih di Brang Rea, dan penguatan program pemberdayaan kelompok rentan,” ujar Mustafa.
Selain itu, DPRD juga menyoroti pentingnya pembaruan data penerima manfaat program KSB Maju, serta percepatan perbaikan jalan dan penerangan di berbagai wilayah dengan memanfaatkan energi surya yang ramah lingkungan.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang erat antara DPRD dan pemerintah daerah dalam penyusunan hingga penetapan APBD Perubahan tersebut.
“Hubungan baik ini harus terus dijaga. Kritik dan masukan konstruktif dari DPRD menjadi bahan berharga dalam penyempurnaan kebijakan daerah,” ungkap Bupati Amar.
Ia menegaskan, seluruh rekomendasi dari Banggar telah dikaji dengan serius. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen memaksimalkan PAD melalui digitalisasi sistem pajak dan retribusi daerah agar lebih efektif dan transparan.
“Kami ingin penerimaan daerah dikelola lebih modern dengan sistem digital, supaya masyarakat mudah membayar, dan pemerintah bisa mengawasi secara terbuka,” tambahnya.
Dalam sisi belanja daerah, APBD Perubahan 2025 akan diarahkan pada pembangunan infrastruktur dasar seperti penerangan jalan pedesaan, pengembangan jaringan air bersih, serta peningkatan akses menuju kawasan wisata unggulan.
Tak hanya fisik, sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat juga menjadi prioritas. Pemerintah akan menata kembali kawasan wisata dengan melibatkan peran aktif warga lokal agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kita ingin pertumbuhan ekonomi lokal terus bergerak, dan pariwisata menjadi pintu masuk kesejahteraan bagi masyarakat KSB,” tegas Bupati Amar.
Bupati menutup sambutannya dengan menegaskan komitmen pemerintah untuk melaksanakan seluruh program yang telah disepakati secara transparan dan akuntabel.
“APBD Perubahan ini bukan sekadar angka, tetapi wujud komitmen kita bersama dalam membangun KSB yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya.
Dengan penetapan APBD Perubahan 2025 ini, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat optimistis target-target pembangunan di berbagai sektor dapat tercapai, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi arah pembangunan daerah di tahun-tahun mendatang.






