SUMBAWA BESAR, samawarea.com (14 Agustus 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menyampaikan apresiasi atas capaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1607/Sumbawa yang digelar di Desa Kalabeso, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.
Hal ini disampaikannya saat mendampingi Asisten Operasional (Asops) KASAD, Mayjen TNI Christian K. Tehute dalam kunjungan kerja Wasev (Pengawasan dan Evaluasi) dari Markas Besar TNI Angkatan Darat, Kamis (14/8/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Haji Jarot menilai program fisik yang dilaksanakan di TMMD ke-125 telah melampaui target yang direncanakan. Salah satu contoh adalah pembangunan sumur bor yang awalnya ditargetkan tiga unit, namun terealisasi menjadi lima unit. Demikian pula pembangunan jalan desa yang tidak hanya memenuhi target, tetapi juga memperpanjang umur fungsional jalan yang dibangun.
“Saya lihat dan saya dengar langsung dari penjelasan Pak Dandim dan Kepala Desa, bahwa capaian fisik TMMD ini luar biasa. Sumur dari tiga menjadi lima, jalan juga bertambah panjang. Ini bukti nyata kerjasama luar biasa antara TNI dan masyarakat,” kata Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti efektivitas pelaksanaan TMMD yang mampu menyelesaikan semua program sebelum tenggat waktu yang dijadwalkan, yakni 21 Agustus 2025.
“Biasanya, program-program seperti ini di minggu terakhir baru dikebut. Tapi dengan keterlibatan TNI, semua nyaris tuntas sebelum waktunya. Ini sangat jarang terjadi,” tegasnya.
Tak hanya itu, Bupati juga menyinggung pentingnya pelestarian lingkungan, khususnya hutan dan mata air di wilayah Kecamatan Buer. Ia bahkan menyebut Desa Kalabeso sebagai desa percontohan yang memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga ekosistem.
“Di daerah lain, sumur bor kedalaman 100 meter belum tentu ketemu air. Tapi di sini, target 40 meter sudah keluar air di 20 meter pertama. Ini karena hutan masih terjaga. Kita harus bantu masyarakat dan kepala desa untuk terus melestarikan ini,” ujarnya.
Bupati Sumbawa juga berkomitmen untuk menjadikan kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam TMMD ke-125 sebagai referensi untuk pelaksanaan kegiatan serupa di wilayah lain.
“Desa Kalabeso ini bisa jadi role model. Kami siap mendukung penuh program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,“ pungkasnya. (SR)






