SUMBAWA BESAR, samawarea.com (29 Juli 2025) — Suasana di Dusun Kanar, Desa Labuhan Badas Kecamatan Badas, Selasa (29/7) pagi pukul 08.30 Wita, mendadak heboh setelah seorang balita bernama Janisa Aisah Rahma (3 tahun) dilaporkan hilang.
Kapolres Sumbawa melalui Kasi Humas, IPDA Eva Sagala SH menyampaikan, kejadian bermula ketika Janisa berpamitan kepada neneknya untuk pergi berbelanja ke kios kecil di belakang rumah mereka. Namun hingga menjelang siang, bocah perempuan tersebut tak kunjung kembali.
Merasa khawatir, nenek dan kakek Janisa mulai mencari keberadaannya. Pencarian awal tidak membuahkan hasil, hingga warga mulai geger dan pengumuman darurat disiarkan melalui pengeras suara masjid setempat.
Seorang tetangga kemudian melaporkan bahwa sempat melihat Janisa diajak pergi oleh anak-anak yang tampak berusia sekitar kelas 3 SD. Namun, anak-anak tersebut tidak dikenal warga setempat. Laporan ini memicu pencarian besar-besaran. Warga mulai menyisir seluruh pekarangan dan sudut kampung.
Karena belum juga ditemukan, sang buyut Janisa kemudian memutuskan untuk meminta bantuan seorang tokoh spiritual atau “orang pintar”. Melalui penglihatan mata batinnya, orang pintar tersebut menyampaikan bahwa Janisa diduga sedang “disembunyikan” oleh makhluk halus di sekitar rumahnya, tepatnya di celah tembok yang tak terlihat secara kasat mata.
Mengikuti tradisi adat Sumbawa, warga pun sepakat untuk memberikan sesajen berupa ‘mama pekok’ dan beras kuning sebagai bentuk penghormatan dan permohonan. Tak lama setelah ritual dilakukan, warga dikejutkan dengan kemunculan Janisa yang tiba-tiba terlihat di lokasi yang sebelumnya telah diperiksa.
Janisa ditemukan dalam keadaan linglung dan belum sadar sepenuhnya. Setelah dibacakan doa-doa oleh tokoh agama setempat, kondisi Janisa berangsur pulih dan ia pun kembali sadar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih dalam keadaan syok, namun bersyukur atas keselamatan cucu mereka. Masyarakat setempat juga dihimbau untuk lebih waspada, terutama dalam menjaga anak-anaknya agar kejadian serupa tidak terulang.
Serapan media ini di lapangan, kasus serupa pernah terjadi awal Bulan Juli di Lingkungan Perate, Kelurahan Samapuin Kecamatan Sumbawa. Anak perempuan berusia 8 tahun dikabarkan hilang di halaman rumahnya. Setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, bocah tersebut ditemukan dalam kondisi badan terikat. (SR)






