Kodim 1607/Sumbawa Bangun Solar Dryer Dome, Tampung 240 Ton Gabah

oleh -1271 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (2 Juni 2025) – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, mengapresiasi langkah inovatif Kodim 1607/Sumbawa yang membangun fasilitas Solar Dryer Dome (SDD) sebagai bagian dari upaya permanen mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Fasilitas ini dinilai krusial dalam menjaga kualitas gabah agar tetap bernilai jual tinggi di pasaran.

“Fasilitas ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga gabah di kisaran Rp 6.500 per kilogram,” ujar Pangdam saat meninjau langsung lokasi SDD, Senin, 2 Juni 2025.

Saat ini, terdapat delapan unit SDD yang berada di area Kodim 1607 Sumbawa, dengan kapasitas masing-masing mencapai 30 ton, atau total 240 ton gabah. Pangdam menilai fasilitas ini sangat vital, terutama untuk menjaga daya tahan gabah di tengah ancaman kekeringan.

Lebih jauh, Pangdam menyebut Kodim 1607/Sumbawa telah mencatatkan capaian luar biasa dalam penyerapan hasil panen petani, yakni mencapai 200% dari target. Hal ini turut mendorong NTB menjadi salah satu wilayah surplus beras nasional, dengan kontribusi hingga 19% terhadap cadangan nasional.

Sebagai tindak lanjut, TNI AD melalui Kodim 1607/Sumbawa akan melaksanakan program pendampingan petani secara menyeluruh, mulai dari tahap penanaman hingga panen. Ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung swasembada pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

“Karakteristik masyarakat Sumbawa yang kuat di sektor pertanian dan peternakan akan menjadi perhatian kami. Pendampingan ini tidak hanya untuk menjaga surplus beras, tapi juga mendukung kemandirian ekonomi masyarakat setempat,” tegas Mayjen Piek Budyakto yang didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Kajari Sumbawa, Hendi Arifin SH, Wakapolres, Kompol Ricky Yuhanda SIK, Wakil Ketua DPRD, Zulfikar Demitry SH MH, dan Kepala Bulog, Zuhri Hanafi

Selain itu, pembangunan Batalyon Teritorial di wilayah Sumbawa juga akan difokuskan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat sesuai dengan potensi lokal yang ada.

Dengan sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan Kementerian Pertahanan, Pangdam optimis bahwa target ketahanan pangan nasional dapat dicapai lebih cepat, bahkan dipercepat dari empat tahun menjadi hanya dua tahun. (SR)

 

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *