Jagung Sumbawa Tembus Pasar Dunia, 17 Juni Eksport 6000 Ton ke Filipina

oleh -1626 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (5 Juni 2025)Kabupaten Sumbawa kembali mencatatkan prestasi membanggakan di sektor pertanian. Sepanjang tahun 2024, daerah ini berhasil memproduksi 715.641 ton jagung dari luas lahan mencapai 98.535 hektar, menempatkan Sumbawa sebagai sentra jagung terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan salah satu pemain utama dalam ekspor jagung nasional.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dalam Ground Breaking Pembangunan Gudang dan Panen Raya Jagung Kwartal Kedua yang digelar di  Kecamatan Moyo Utara, Kamis (5/6/2025). Acara ini turut dihadiri Kapolda dan Wakapolda NTB beserta jajaran, Ketua DPRd Propinsi, Kepala OPD Provinsi NTB, Anggota Forkopimda Kabupaten Sumbawa, dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

“Memasuki tahun 2025, hingga bulan Mei saja, Sumbawa telah memproduksi 267.460 ton jagung dari 60.270 hektar lahan panen. Pemerintah optimistis angka ini akan terus meningkat seiring iklim yang mendukung dan pola tanam yang terjaga,” ujar Bupati Jarot dalam sambutannya.

Tak hanya sukses dalam produksi, Sumbawa juga bersiap menembus pasar ekspor. Sebanyak 6.000 ton jagung dijadwalkan akan diekspor ke Filipina melalui Pelabuhan Badas, 17 Juni 2025. Langkah ini dinilai sebagai strategi penting dalam memperkuat posisi Sumbawa dalam rantai pasok jagung global.

“Jagung Sumbawa kini tidak hanya menjadi andalan nasional, tetapi juga dipercaya di pasar ekspor. Ini bukti kualitas dan konsistensi hasil tani kita,” tegas Bupati.

Dengan capaian ini, sambung Bupati, Kabupaten Sumbawa terus membuktikan diri sebagai lumbung pangan yang tangguh dan berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun internasional. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *