SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13 Mei 2025) – Lapangan Tenis Sumer Bater kembali semarak, kali ini bukan oleh atlet muda, melainkan para pensiunan. Mereka tampil modis dan energik pada Turnamen Tenis Antar Pensiunan yang digelar Persatuan Lapangan Tenis Indonesia (PELTI) Kabupaten Sumbawa, Selasa (13/5/2025).
Ajang silaturahmi dan kebersamaan para purna bakti dari berbagai instansi ini dibuka secara resmi Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH, yang hadir bersama jajaran pengurus KONI, termasuk Kabid Organisasi Amiruddin, SPd dan anggota Abdul Maruf Rahmat. Turut hadir Sekretaris Dinas Dikbud, Sudarli, SPt., M.Si., serta jajaran pengurus PELTI Sumbawa.
Ketua Panitia, Drs. Sri Darmono, mengungkapkan bahwa pertandingan ini menjadi momentum spesial untuk mempererat hubungan antar pensiunan yang selama ini mungkin belum sempat bertemu.
“Kami ingin menghadirkan suasana gembira dan sehat. Kategori yang dipertandingkan adalah ganda putra dan ganda campuran, dengan sistem setengah kompetisi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PELTI Kabupaten Sumbawa, Ardi Suzami, SEI., M.M.Inov., mengapresiasi antusiasme peserta yang tampil modis dan tetap bugar di usia senja.
Ia juga menyinggung sejarah lapangan tenis di Sumbawa, serta harapannya agar satu lapangan yang kini jadi gudang bisa difungsikan kembali. “Kami akan terus mendukung dan menghidupkan kembali semangat pertenisan di Sumbawa,” tegasnya.
Ketua KONI Abdul Rafiq SH menyatakan kekagumannya. “Ini lebih dari pertandingan, ini ajang silaturahmi dan semangat hidup sehat. Kami siap mendukung agar ini jadi event tahunan, bahkan berskala nasional. KONI akan sediakan piala bergilir untuk tahun depan,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Lebih jauh, Abdul Rafiq juga memaparkan persiapan besar KONI menghadapi PORKAB 2025 yang akan mempertandingkan 33 cabang olahraga mulai 29 Juni hingga 13 Juli.
“Setelah verifikasi cabor, kita langsung tancap gas. Sumbawa juga akan jadi tuan rumah Porprov NTB 2026 yang akan mendatangkan sekitar 4.000 orang,” jelasnya.
Beberapa venue olahraga juga akan direvitalisasi, termasuk Stadion Pragas, GOR Mampis Rungan, serta pengembangan venue bela diri dan motor cross di Samota. Auditorium Sri Bonyo Universitas Samawa juga akan digunakan untuk event bela diri.
Acara ditutup secara simbolis dengan pemukulan bola tenis oleh Ketua KONI bersama Ketua PELTI, menandai dimulainya pertandingan yang sarat kebersamaan dan nostalgia.
Ajang ini bukan sekadar olahraga, tapi juga bukti bahwa semangat tidak mengenal usia. Para pensiunan membuktikan bahwa silaturahmi, kesehatan, dan keceriaan tetap bisa dijaga di masa purna bakti. (SR)






