Banjir Kerap Menyerang Kota, Wabup Ansori Cek Kondisi Drainase

oleh -890 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (25 Maret 2025) – Banjir tidak hanya menyerang pemukiman bantaran ketika musim penghujan karena air sungai meluap, tapi juga melanda kota akibat mampetnya dranase. Karena itu Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, turun langsung untuk mengecek kondisi drainase di beberapa ruas jalan utama di Kota Sumbawa, Selasa (25/3).

Upaya ini dilakukan mengingat curah hujan yang tinggi serta potensi badai siklon tropis yang dapat memicu banjir, longsor, dan pohon tumbang.

Saat mengecek, Wabup didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP), Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bagian serta beberapa pejabat lainnya. Ikut serta Camat Sumbawa, Camat Labuhan Badas, dan sejumlah lurah di wilayah terkait.

Beberapa titik drainase yang menjadi perhatian di antaranya sepanjang jalan depan Kantor DP2KBP3A, Jalan Baru, Jalan Osap Sio, belakang GOR Pragas hingga Kantor Camat Sumbawa, Blok M Seketeng, Kantor Lurah Pekat, Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan, serta kawasan strategis lainnya seperti Taman Genang Genis, dan Terminal Sumir Payung.

Selain mengecek kondisi drainase, Wabup H. Ansori juga menyambangi beberapa kantor pelayanan publik, seperti Kantor Lurah Pekat dan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan. Kunjungan ini bertujuan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meski dalam kondisi cuaca ekstrem.

“Melihat kondisi curah hujan yang cukup tinggi, kita harus bergerak cepat untuk memastikan drainase berfungsi dengan baik agar tidak terjadi banjir dan genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Wabup H. Ansori.

Ia juga menekankan pentingnya gotong royong dalam menjaga kebersihan saluran drainase. Ke depan, pihaknya akan mengagendakan aksi bersama untuk membersihkan saluran air agar tetap lancar dan tidak tersumbat oleh sampah atau sedimen yang menumpuk.

Langkah cepat ini diharapkan dapat meminimalisir dampak buruk cuaca ekstrem serta memastikan infrastruktur dan pelayanan publik tetap berfungsi optimal bagi masyarakat Sumbawa. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *