Pegawai KTC Perkantoran Sumbawa Barat Keluhkan Leletnya Sistem Absensi SIAO

oleh -495 Dilihat

Sumbawa Barat, Samawarea. Com. 22 Januari 2025

Para pegawai di lingkungan Kantor KTC Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat saat ini tengah mengeluhkan sistem absensi SIAO (Sistem Informasi Absensi Online) yang lelet dan terkadang sulit diakses. Masalah ini sudah berlangsung cukup lama dan menjadi kendala utama dalam proses absensi kedatangan dan kepulangan pegawai setiap harinya. Proses absensi yang seharusnya cepat dan efisien, justru kini menambah beban pegawai karena ketidaknormalan sistem.

Sejumlah pegawai mengungkapkan rasa frustrasi mereka terkait lambatnya sistem SIAO, terutama pada jam-jam sibuk seperti saat kedatangan di pagi hari dan saat pulang kantor. Salah satu pegawai yang enggan disebutkan namanya mengaku bahwa ia sering harus menunggu beberapa menit untuk dapat melakukan absensi pulang kantor, meskipun waktu sudah menunjukkan jam pulang. “Sudah hampir setiap hari saya harus menunggu beberapa menit sampai sistem bisa normal dan saya bisa melakukan absensi pulang kantor. Padahal, waktu sudah menunjukkan jam pulang, tetapi SIAO masih belum bisa diakses dengan lancar,” ujar pegawai tersebut.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh banyak rekan kerja lainnya. Proses absensi yang seharusnya mempermudah kegiatan administrasi, kini justru menjadi penghalang bagi banyak pegawai. Terutama saat jam Masuk kantor dan pulang kantor, mereka harus menunggu lama untuk dapat keluar dan menyelesaikan tugas lainnya. Hal ini tentu mengganggu waktu efisiensi di akhir jam kerja.

“Beberapa kali saya terlambat untuk melakukan absensi karena sistem SIAO yang lelet. Padahal, kita tahu bahwa jika terlambat sedikit saja, TPP (Tunjangan Perbaikan Penghasilan) kita bisa dipotong. Kami harap masalah ini segera ditangani agar tidak menambah beban pegawai,” tambah pegawai lainnya.

Selain itu, beberapa pegawai juga menyoroti masalah yang serupa terjadi pada saat kedatangan pagi hari. Jika pegawai terlambat melakukan absensi, meskipun bukan karena kelalaian mereka, TPP yang merupakan bagian dari hak pegawai pun bisa berkurang. Oleh karena itu, evaluasi dan perbaikan terhadap sistem absensi SIAO dirasa sangat penting agar proses absensi tidak lagi mengganggu kinerja pegawai.

Kendala dalam sistem absensi ini tentu menjadi isu yang cukup serius di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta transparansi administrasi kepegawaian. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, masyarakat dan pegawai tentu mengharapkan adanya sistem yang tidak hanya lebih cepat tetapi juga lebih stabil dalam mendukung kelancaran proses administrasi.

Terkait hal ini, diharapkan pihak terkait dapat segera melakukan perbaikan pada sistem SIAO agar pegawai dapat kembali melakukan absensi dengan lancar, tanpa harus menunggu lama. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan dapat mendukung kinerja pegawai di lingkungan KTC pada khususnya, serta meningkatkan efisiensi administrasi di seluruh lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat secara umum.

Pemerintah daerah, sebagai pengelola, diharapkan juga melakukan evaluasi rutin terhadap sistem ini untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan teknis yang menghambat kelancaran absensi. Dengan adanya perhatian serius terhadap masalah ini, diharapkan para pegawai bisa lebih fokus pada tugas dan tanggung jawab mereka dalam melayani masyarakat tanpa terganggu oleh kendala teknis yang ada.

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *