Ada Dua Ruas Jalan Marente-Matemega, Satunya Masuk Kawasan, Lainnya Ditangani Tahun ini

oleh -918 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20 Januari 2025) – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk memperbaiki akses jalan yang rusak yang menghubungkan Dusun Matemega dan Desa Marente, Kecamatan Alas. Upaya ini dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang menjadi sektor utama dalam penanganan masalah ini.

Kepala Dinas PUPR Sumbawa, Dian Sidharta ST yang dikonfirmasi samawarea.com, Senin (20/1/25) mengungkapkan, bahwa penanganan ruas jalan Marente—Matemega sudah menjadi prioritas Pemda Sumbawa. Namun, terdapat beberapa kendala administratif yang harus diselesaikan, seperti pengurusan dokumen lingkungan dan izin pinjam pakai kawasan hutan lindung.

Jalan Marente—Matemega, yang memiliki panjang total 12 kilometer, terdiri dari dua ruas. Ruas pertama adalah Marente—Terupa sepanjang 2,9 kilometer, dan ruas kedua adalah Terupa—Matemega sepanjang 9,7 kilometer.

Dian menjelaskan bahwa ruas Marente—Terupa akan segera ditangani pada tahun 2025 melalui anggaran pemeliharaan rutin jalan. Meskipun sebelumnya ruas ini sudah diaspal, kerusakan terjadi karena lama tidak tertangani. “Dengan anggaran pemeliharaan rutin ini, jalan itu akan kembali dinormalkan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk ruas Terupa—Matemega, yang lebih panjang, terletak di kawasan hutan lindung, sehingga membutuhkan izin lingkungan dan pinjam pakai kawasan dari pemerintah pusat. Pihak Dinas PUPR Sumbawa tengah berusaha untuk mengurus izin tersebut, yang juga serupa dengan proses yang dilakukan untuk ruas jalan Batu Dulang—Tepal yang berhasil ditangani setelah mendapat izin dari pemerintah pusat. “Kami juga mengupayakan hal yang sama untuk ruas jalan Terupa—Matemega,” tambah Dian.

Tanpa dokumen izin yang lengkap, penanganan ruas jalan Terupa—Matemega tidak bisa dilakukan. Untuk itu, Dinas PUPR Sumbawa saat ini sedang menyiapkan berbagai dokumen pendukung untuk pengerjaan konstruksi, serta identifikasi titik-titik ekstrem yang perlu diperhatikan.

Dian berharap begitu izin lingkungan dan pinjam pakai kawasan keluar, proses pengerjaan akan lebih cepat dan efisien. Estimasi anggaran untuk penanganan ruas Terupa—Matemega diperkirakan mencapai Rp 30 milyar.

Dengan adanya upaya ini, Pemda Sumbawa berharap dapat mengatasi masalah infrastruktur jalan yang selama ini menyulitkan masyarakat di kawasan tersebut. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *