Respon Cepat, Bupati Sumbawa Tinjau Titik Banjir di Alas Barat, 2.287 Jiwa Terdampak

oleh -507 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21 Desember 2024) – Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, mengunjungi sejumlah lokasi banjir di Kecamatan Alas Barat, Sabtu (21/12/2024).

Kunjungan tersebut merupakan respons cepat terhadap musibah banjir yang melanda pemukiman, lahan pertanian, dan fasilitas umum di wilayah tersebut akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mahmud Abdullah didampingi kepala dinas terkait, camat, serta aparat desa setempat berdialog dengan warga  Bupati menyampaikan keprihatinannya atas kondisi ini dan menyatakan pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah penanganan.

“Kami akan melakukan normalisasi aliran sungai dengan alat berat serta mempercepat distribusi bantuan logistik bagi warga terdampak,” ujar Haji Mo, sapaan Bupati.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, banjir di Alas Barat disebabkan oleh meluapnya Sungai Lekong. Desa Usar Mapin menjadi salah satu yang terdampak paling parah dengan rincian Dusun Hijrah 254 KK, 793 jiwa. Dusun Gelampar: 335 KK, 987 jiwa. Dusun Hijrah Baru: 151 KK, 507 jiwa. Total 740 KK dengan 2.287 jiwa terdampak di Desa Usar Mapin.

Selain itu, beberapa desa lain seperti Mapin Kebak, Mapin Rea, Mapin Beru, Lekong, Labuhan Mapin, dan Gontar juga dilaporkan mengalami dampak banjir. Hingga berita ini diturunkan, pendataan masih berlangsung di enam desa lainnya.

Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mencegah banjir di masa mendatang.

“Kami memerlukan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, termasuk tidak membuang sampah ke sungai,” tambahnya.

Salah seorang warga Dusun Usar Mapin, Hendra, menyebutkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dalam lima tahun terakhir. Ia berharap pemerintah dapat memberikan solusi jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa kini sedang menjalankan langkah tanggap darurat, termasuk penyaluran logistik, pelayanan kesehatan, dan upaya pemulihan infrastruktur. Diharapkan, kondisi dapat kembali normal dalam beberapa hari ke depan. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *