Tertarik dengan Karapan Kerbau dan Hiu Paus, 132 Wisman Merapat di Pelabuhan Badas

oleh -1578 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22 Oktober 2024) – Pelabuhan Badas Kabupaten Sumbawa kedatangan kapal pesiar “Ponant Le Jacues Carter” yang membawa 132 orang wisatawan mancanegara (wisman), Selasa (22/10/24). Para wisatawan ini berasal dari Australia, Selandia baru Perancis dan beberapa negara Eropa lainnya.

Mereka tertarik mengunjungi Kabupaten Sumbawa yang eksotik, mengunjungi desa wisata Pemulung Desa Karang Dima, Kecamatan Badas, dan ingin menyaksikan secara langsung karapan kerbau yang merupakan atraksi unik satu satunya di Indonesia. Mereka juga tertarik dengan wisata Hiu Paus di Teluk Saleh yang sedang viral.

Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, mengatakan, kedatangan kapal pesiar ini merupakan kali kedua dalam bulan ini. Sebelumya kapal pesiar Heritage Adventure juga berlabuh di Pantai Goa Kabupaten Sumbawa membawa 98 wisatawan mancanegara.

Menurut Doktor Dedi, pariwisata di Kabupaten Sumbawa sekarang sedang menggeliat dan semakin menarik bagi para wisatawan mancanegara. Sebelumnya pada Bulan September lalu diselenggarakan Sail to Indonesia di Pantai Gelora Kecamatan Utan, yang juga dihadiri oleh puluhan yatcher mancanegara.

“Dengan potensi wisata yang terus berkembang, Sumbawa semakin dikenal sebagai destinasi menarik di Indonesia,” kata Doktor Dedi.

Untuk diketahui, karapan kerbau, yang merupakan tradisi lokal yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, diharapkan menjadi salah satu daya tarik utama bagi para wisatawan. Selain itu, pengelolaan wisata hiu paus di Teluk Saleh juga diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan alam tanpa merusak ekosistem.

Dengan adanya dua kedatangan kapal pesiar dalam bulan yang sama, diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Sumbawa di masa depan. Ia juga berharap kedatangan mereka akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

“Kedatangan kapal pesiar ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan pariwisata di daerah kami. Kami berkomitmen untuk menyediakan pengalaman yang berkesan dan aman bagi para wisatawan,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *