PDIP NTB Usung Haji Sahril Gantikan Rafiq di Pilkada Sumbawa 2024

oleh -1689 Dilihat
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumbawa, H. Sahril S.Pd M.Pd

MATARAM, samawarea.com (20 Mei 2024) – DPD PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memutuskan untuk mengusung H. Sahril S.Pd., M.Pd pada Pilkada Sumbawa 2024. Sahril yang masih menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa ini akan menggantikan Abdul Rafiq SH yang sebelumnya menjadi pasangan Drs. H. Mahmud Abdullah yang dikenal dengan Paket MOFIQ.

Tidak diusulkannya Abdul Rafiq ke DPP PDIP ini karena terbentur Peraturan Partai Nomor 4 tahun 2019, yakni pasal 66, bahwa pimpinan DPRD di semua tingkatan, tidak diperbolehkan mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H. Ruslan Turmudzi didampingi Sekretaris DPD, Dr Hakam Ali Niazi usai Rapat di DPD PDIP NTB, Senin (20/5) membenarkan mengusung H. Sahril, S.Pd., M.Pd sebagai bakal calon bupati Sumbawa di Pilkada Sumbawa, November 2024.

Untuk bakal calon wakil bupati Sumbawa, kata Ruslan, diserahkan sepenuhnya pada Haji Sahril untuk melakukan penjajakan siapa figur yang dikehendakinya. Termasuk juga parpol pengusungnya.

“Setelah kami melakukan pemetaan, ternyata Pak Sahril ini dikenal luas oleh publik Sumbawa terutama di akar rumput. Apalagi, dia (Sahril) juga sempat menjadi Kepala Dinas Pendidikan, sehingga kami bersepakat mengusung Pak Sahril di Pilkada Sumbawa menggantikan Pak Rafiq yang oleh DPP diminta fokus menjadi pimpinan DPRD Sumbawa,” jelas Ruslan.

Senada Ruslan. Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTB Dr Hakam Ali Niazi menambahkan bahwa pengusungan Haji Sahril juga didasarkan pada pencermatan lapangan sebagai skenario kedua yang dilakukan DPD PDI Perjuangan NTB.

“Intinya, karena kami berpengalaman dan sempat menjadi pemenang Pilkada Sumbawa, maka kami tahu dan memahami keinginan masyarakat Sumbawa, sehingga skenario juga sudah kita siapkan. Salah satunya, mengusulkan Pak Sahril di Pilkada Sumbawa sebagai Calon Bupati,” ungkap Hakam.

Ia memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan komunikasi politik dengan parpol lainnya dalam rangka menyongsong Pilkada Serentak 2024. Tergetnya, sebelum Agustus 2024, koalisi sudah rampung untuk para bakal calon kepala daerah bisa didaftarkan bersama ke KPU kabupaten/kota.

“Yang pasti PDI Perjuangan terbuka dengan siapapun untuk berkoalisi di Pilkada 2024. Ini karena PDI Perjuangan siap menghadirkan pemimpin yang pro pada rakyat miskin. Selanjutnya, calon kepala daerah itu, memiliki visi memajukan daerahnya,” papar Hakam Ali Niazi. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *