SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22 Maret 2024) – Sejauh ini belum ada satupun figure atau pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Pilkada Sumbawa 2024 mendatang. Hal ini ditegaskan Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah Bali-Nusra, H. Johan Rosihan ST saat buka puasa bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa di Rumah Aspirasi, Jalan PPN Bukit Permai—Boak, Kelurahan Seketeng, Sumbawa Besar, Jumat (22/3/24) sore.
Didampingi Ketua DPD PKS Sumbawa, Muhammad Takdir dan Ketua Tim Pemenangan, Amrullah, Johan mengatakan, belum adanya figur atau pasangan yang diusung PKS karena tidak ada yang datang mendaftar. Selama ini pasangan yang mengaku diusung PKS untuk Pilkada Sumbawa menurut Johan, masih sebatas media sosial.
Dalam mengusung calon, ungkap Johan, PKS memiliki mekanisme yang usulannya dari pengurus daerah yang kemudian digodok tim untuk mendapat rekomendasi DPP.
“Sampai sekarang belum ada yang datang mendaftar. Memang ada juga Bu Novi berkeinginan maju tapi masih disampaikan secara informal. Kami harap datang mendaftar,” aku Anggota DPR RI yang pada Pileg 2024 kemarin kembali terpilih untuk periode kedua.
Dan perlu diiingat kata Johan, bahwa DPP akan menerima dua pasangan, bukan satu pasangan. Ketika yan diajukan hanya satu pasangan, maka DPP menganggap tim di daerah gagal melakukan penjaringan. Karena Johan mempersilahkan siapa saja untuk datang mendaftar ke PKS untuk diproses lebih lanjut.
“Semua harus berproses. Pasangan yang diusung PKS itu tidak ditentukan oleh satu atau dua orang, ada mekanismenya. Harus mengikuti sistem,” pungkasnya. (SR)






