SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA
JAKARTA, samawarea.com (1 November 2023) – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH belum lama ini mengajak Camat Plampang dan 11 kepala desa berkonsultasi ke Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR di Jakarta. Saat itu mereka disambut hangat Ketua Tim Pendukung Kegiatan Jalan Daerah Wilayah Timur Dirjen Bina Marga, Evrillisia Rahayu ST., MT dan Gemi Puspa Dwi Putra, ST.
Pertemuan Ketua DPRD dan rombongan dengan kementerian dalam rangka konsultasi dan membangun koordinasi dengan pemerintah pusat. Rafiq mengaku datang bersama rombongan bukan bermaksud mengabaikan apa yang telah dilakukan eksekutif atau pemerintah daerah, melainkan memperkuatnya sehingga semakin banyak program yang dapat diperoleh daerah dari pusat.
Menurut Rafiq, banyak hal yang bisa diintervensi pusat. Seperti pembangunan jalan lingkungan di desa juga penting untuk diintervensi pusat mengingat kondisi keterbatasan fiskal daerah. “Jadi kami datang ke sini untuk membawa langsung usulan perbaikan jalan desa, dan jalan lingkungan,” ungkapnya.
Selain itu kedatangannya juga lanjut Rafiq, untuk mengetahui progres 8 usulan pemerintahan daerah seperti pembangunan jalan lingkar luar Alas, Tepal-Bao Desa, Tangkan Pulit-Bao Desa, Mungkin-Kelawis, Lenangguar-Kuang Amo, Kuang Amo-Sempe, Jembatan Lito, dan Jembatan Al Hikmah senilai total Rp. 84.950.000.000.
Ketika itu Tim Pendukung Jalan Daerah Wilayah Timur Dirjen Bina Marga, Gemi Puspa Dwi Putra ST menjelaskan, untuk tahun 2023 sudah ada usulan penanganan jalan daerah melalui aplikasi “SITIA”.
Ini dampak dari peristiwa heboh di Lampung, sehingga Presiden Jokowi keliling Indonesia untuk mengecek kondisi jalan. Dari kunjungan presiden ini, pemerintah pusat diintruksikan agar dapat menangani jalan daerah atau Inpres Nasional dengan anggaran Rp 14,7 Triliun.
Untuk usulan Kabupaten Sumbawa pada Tahun 2023 ini ada 3 yang disetujui. Yaitu ruas jalan Lenangguar-Teladan senilai Rp 9 Milyar, pembangunan ruas jalan Sebedo Dalam-Bukit Planing sebesar Rp 22,6 Milyar dan pembangunan jalan baru Samota Rp 74,2 Milyar. Tiga kegiatan ini yang masuk list kegiatan Inpres Jalan Daerah dalam daftar proyek prioritas DPP 14,7 T. (SR)






