SUMBAWA BARAT, samawarea.com (8 September 2023) – Dinas PMD Kabupaten Sumbawa Barat tengah mendalami tuntutan masyarakat Desa Goa Kecamatan Jereweh yang meminta kadesnya mundur dari jabatannya. Desakan masyarakat ini karena oknum kades itu diduga melakukan perbuatan asusila.
Ditemui samawarea.com, Kepala Dinas PMD KSB, Drs. Tajuddin mengaku sudah menerima surat yang dilayangkan masyarakat Desa Goa. Pihaknya langsung melakukan pendalaman awal dengan meminta keterangan dari BPD Desa Goa. Dari BPD mengakui adanya tuntutan masyarakat Desa Goa agar kadesnya mundur karena diduga melakukan tindakan asusila.
Dengan adanya tuntutan itu kondisi Desa Goa dalam keadaan kurang kondusif. BPD juga menjelaskan kronologi kejadian yang berkembang di masyarakat terkait dugaan asusila tersebut. Informasi BPD ini juga dikonfrontir ke Camat Jereweh. Ternyata keterangan BPD Desa Goa senada dengan Camat. “Setelah informasi ini kami kumpulkan
sebagai data awal, kami melaporkannya kepada Wakil Bupati Sumbawa Barat dan berharap segera disikapi mengingat kondisi masyarakat Desa Goa yang sedang tidak baik-baik saja,” kata Tajuddin.
Untuk pemeriksaan lebih detail dan mendalam, lanjut Tajuddin, akan dilakukan Inspektorat KSB sesuai perintah Wakil Bupati. “Setelah melakukan pemeriksaan memyeluruh oleh Inspektorat baru bisa diambil kesimpulan sesuai fakta di lapangan dengan tetap mempertimbangkan kondusifitas masyarakat Desa Goa,” ujarnya.
Disinggung syarat-syarat pemberhentian Kades, Tajuddin menyebutkan, yaitu mengundurkan diri, meninggal dunia, dan melakukan perbuatan tercela. Untuk membuktikan itu salah atau benar, harus ada pemeriksaan menyeluruh, karena tidak bisa diputuskan hanya dengan mendengar keterangan dari satu pihak.
Tentunya membutuhkan proses dalam menggali informasi sehingga keputusan nantinya mengedepankan keadilan tanpa menggugurkan hak-hak semua pihak.
Dalam kesempatan itu, Tajuddin, menghimbau masyarakat untuk menahan diri untuk tidak melakukan hal di luar kendali. Pihaknya memastikan permasalahan tersebut aan dikawal secara serius dan menjadi antensi. (SR)






