Sambangi Korban Kebakaran Musuk, Fraksi PDIP Sumbawa Soroti Jalan yang Kritis

oleh -373 Dilihat

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (3 Juni 2023) – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumbawa bertolak ke Musuk, Desa Tangkampulit, Kecamatan Batu Lanteh, Jumat (2/6/23) sore. Rombongan yang dipimpin langsung Ketua DPC PDIP Sumbawa, Abdul Rafiq yang juga Ketua DPRD Sumbawa ini, selain menyambangi para korban kebakaran, juga menyerahkan sejumlah bantuan.

Ikut menyambut kehadiran Abdul Rafiq didampingi anggota Fraksi, Gitta Liesbano, SH.M.Kn, Dra. Saidatul Kamila Djibril, Edy Syah Riansyah SE, dan I Nyoman Wisma ini, adalah BPBD Kabupaten Sumbawa, Tagana Kabupaten Sumbawa, RAPI Sumbawa dan Relawan Cepat Sumbawa (RCS).

Untuk diketahui, musibah kebakaran yang terjadi pada 29 Mei lalu, menyebabkan 24 rumah warga dan 1 rumah dinas hangus terbakar. Selain itu 4 rumah warga mengalami rusak sedang. Dari kejadian ini 39 KK dari 137 jiwa terdampak, serta kerugian diperkirakan mencapai Rp 3 miliar.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban kebakaran, semoga tabah menghadapi ujian ini, dan semoga ada hikmah terbaik di balik semua ini,” ucap Rafiq yang menemui korban di dalam tenda darurat yang dibangun Tagana dan relawan lainnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan tersebut, tidak dilihat dari nilai melainkan rasa empati dalam meringankan beban sesama. Bersama pemerintah daerah, pihaknya berupaya untuk merekonstruksi dan membangun kembali rumah warga yang menjadi korban kebakaran.

“Kami harapkan sebelum musim hujan datang, rumah warga dapat terbangun melalui anggaran dan belanja tidak terduga maupun bencana. Sebab ini musibah dan harus ditangani segera,” tandas Rafiq.

Di bagian lain, Rafiq menyoroti kondisi jalan menuju Musuk Tangkampulit yang belum dalam kondisi mantap. Hal ini perlu segera ditangani untuk memudahkan mobilisasi bantuan dan lainnya dalam rangka penanganan korban bencana.

“Jalannya masih kritis, perlu segera diperbaiki. Kami minta pemerintah daerah dapat berkomunikasi melalui Dinas Pekerjaan Umum untuk menurunkan alat berat guna meratakan jalan dan jembatan darurat sehingga bisa dilewati oleh kendaraan umum yang mengangkut bantuan,” pungkasnya. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *