SUMBAWA BARAT, samawarea.com (6 Juni 2023) – Direktur RSUD Asysyifa Sumbawa Barat, dr. Carlof Sitompul, terus menagih janji Kementerian Kesehatan untuk kelanjutan pembangun gedung rumah sakit setempat. Janji ini pernah disampaikan Menterian Kesehatan saat berkunjung ke Kabupaten Sumbawa Barat.
Ditemui samawarea.com belum lama ini, Carlof–sapaan Direktur RSUD Asysyifa, menyatakan akan terus berupaya menjemput bola untuk lanjutan pembangunan gedung RSUD ke pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan. Sebab sebelumnya pernah dijanjikan oleh Menteri Kesehatan. Ia mengaku sudah dua kali datang ke kementerian menanyakan langsung realisasi janji tersebut.
“Saat pergi pertama belum ada tanda-tanda bisa atau tidaknya dibantu karena bertepatan dengan reshuffle kabinet dan juga posisi anggaran sudah selesai pembahasan. Pergi kedua kalinya kami langsung bertemu dengan Menteri Kesehatan. Saat itu Menteri menyatakan siap membantu, tinggal kita koordinasikan dengan Dirjen,” ungkapnya.
Tak ingin berlama, pihaknya langsung menjadwalkan bertemu dengan Dirjen. Ternyata Dirjen yang akan ditemui ini tidak satu, dan antara dirjen satu dengan lainnya harus memiliki persepsi yang sama. Selain itu mekanisme penganggarannya cukup birokratis. “Jadi kami baru temui satu Dirjen dan sudah oke, tinggal kita sinergikan dengan Dirjen yang lain,” imbuhnya.
Pihaknya dalam waktu dekat akan kembali ke Kementerian Kesehatan untuk menemui Dirjen berikutnya sampai semua tahapan ini dilalui.
“Semoga upaya ini mendapatkan hasil agar pembangunan gedung RSUD Asysyifa lanjutan bisa cepat terealisasi dan kami berupaya agar tahun depan sudah bisa dibangun mengingat kita sangat membutuhkan adanya tambahan gedung untuk menambah pelayanan. Sebab ketika kita ingin mengembangkan pelayanan sering terkendala dengan ketersediaan ruangan,” ujarnya.
Dengan adanya pembangunan ini, Carlof menyatakan siap menjadikan RSUD Asysyifa menjadi rumah sakit rujukan di Pulau Sumbawa. Dan hal itu sangat didukung pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. (HEN/SR)






