KOTA BIMA, samawarea.com (9 Maret 2023)–Seorang pemuda berinisial MA (22) nyaris tewas. Beruntung nyawa warga Asakota, Kota Bima ini, tertolong setelah dibantu warga. Dalam kondisi terluka parah akibat tertebas parang, korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Tak berselang lama, pelaku berinisial JO (23) dan IE (24)—keduanya warga Asakota, ditangkap Tim Opsnal Polsek Asakota.
Kapolres Bima Kota, AKBP Rohadi melalui Kasi Humas AKP Jufrin, Rabu (8/3) menuturkan, penganiayaan ini bermula dari sakit hati pelaku JO karena korban dicurigai chatting dengan istri JO yang berada di luar negeri menjadi TKW. JO pun mengajak rekannya IE untuk membuat perhitungan dengan korban. Dengan dilengkapi senjata tajam, keduanya berboncengan mencari korban. Kebetulan saat itu
korban tengah berjalan di sekitar wilayah Jatibaru. Tanpa membuang waktu, keduanya langsung menyerang korban menggunakan parang. Serangan mendadak ini membuat korban tak bisa mengelak. Akibatnya parang itu melayang di kepala bagian belakang dan punggung korban. Seketika korban tersungkur bersimbah darah.
Beruntung warga sekitar berdatangan, sehingga kedua pelaku menghentikan aksinya dan kabur dari TKP. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.
Berdasarkan informasi dari para saksi terkait identitas pelaku, akhirnya Tim Opsnal Polsek Asakota berhasil meringkus pelaku. Kini keduanya telah ditahan untuk diproses lebih lanjut. (SR)






