SUMBAWA BARAT, samawarea.com (29 Maret 2023)–Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyafirin, MM meminta seluruh masyarakat Kecamatan Maluk, untuk meningkatkan kebersamaan dan toleransi antar sesama. Hal ini mengingat masyarakat Maluk terdiri dari beragam etnis yang selama ini telah hidup berdampingan dengan rukun dan damai.
“Momentum ramadhan kita gunakan agar kita semakin bermanfaat, kita harus menjaga keadaban dalam bertutur kata, keadaban dalam berkomunikasi, baik komunikasi langsung maupun melalui media sosial. Di daerah kita ini dapat kita saksikan ada yang saling hujat, saling sindir, akibat berdiskusi di media sosial, ada yang bertikai satu sama lain,” beber Bupati saat melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Iman Kecamatan Maluk, Selasa (28/3/2023).
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Maluk untuk meningkatkan rasa syukur. Jika dibandingkan dengan 3 atau 4 tahun yang lalu, Kecamatan Maluk seperti kota mati. Sekarang dengan transisi PT NNT ke AMNT, perekonomian sudah mulai tumbuh. Saat ini rekruitmen tahap kedua untuk 546 orang sudah diumumkan, dikelola dengan sistem satu pintu.
“Saya minta kepada teman-teman agar tetap semangat, optimis, sambil kita perbaiki, kita godok regulasi yang ada, bersama legistalif dan eksekutif, bagaimana agar keberadaan tambang bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Sumbawa Barat,” ungkap Bupati.
Di bagian lain Bupati kembali mengingatkan untuk menjaga kondusifitas daerah. Masyarakat harus merasa senang dan bangga menjadi masyarakat KSB. Ketika ada hal yang belum sesuai dengan harapan, pemerintah akan bekerja keras untuk memperjuangkannya.
“Jangan khawatir, jangan pernah mengeluh dengan kondisi jalan yang ada sekarang ini. Ini adalah konsekwensi dari investasi. Semua masalah akan ditanagani oleh Pemerintah sesuai dengan kewenangan masing-masing. Jalan kabupaten, jalan propinsi, maupun jalan negara.
Dalam kesempatan itu Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menyerahkan sejumlah bantuan dana kepada masjid, dan bantuan Al-Quran kepada TBA Kecamatan Maluk. (HEN/SR)






