SUMBAWA BARAT, samawarea.com (5 Januari 2023)–Andi Laweng resmi menjabat Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Hal ini setelah Ketua KONI sebelumnya mundur dari jabatannya meski masa jabatan hingga 2026 mendatang. Andi Laweng dilantik oleh Ketua KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, SE., M.Kom.
Dalam sambutannya Andi Laweng mengatakan, dalam kepengurusannya ada dua program besar yang akan dilaksanakan. Yaitu program jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, menghadapi Porprov pada Bulan Februari. Dalam waktu sebulan tentu ini bukan waktu yang panjang untuk mempersiapkan atlit.
Ia meyakini dengan komposisi kepengurusan baru ini bisa memaksimalkan waktu yang singkat ini untuk menyiapkan atlet terbaik. “Kita tetap bersandar bahwa kita hanya bisa berusaha, Tuhan Yang Maha Esa yang menentukan,” ujarnya.
Selain kepengurusan yang solid, pihaknya memiliki dukungan yang kuat dan maksimal dari pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sehingga nanti di Porprov mendatang. “Kami targetkan bisa masuk ke tiga besar, dan ini harapan Bupati kami, yang akan menjadi spirit kami untuk meraih hasil maksimal,” tandasnya.
Sementara itu untuk program jangka panjang, pihaknya berusaha membangun tempat latihan tersentral yaitu GOR. Karena saat ini dalam menghadapi Porprov, masing-masing Cabor mencari tempat latihan. Ada yang di sekolah, lapangan dan kantor pemerintah. Sebab sarana prasarana merupakan salah satu yang bisa mendukung peningkatan kualitas atlit.
Pihaknya juga sangat berharap bantuan dari pemerintah dan pihak ketiga lainnya untuk bersama dan bergotong royong membangun olahraga di Sumbawa Barat.
Ditempat yang sama, Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi, SE., M.Kom., mengatakan dalam kepengurusan KONI NTB tantangan terberatnya adalah pembenahan organisasi. Banyak cabor-cabor yang tidak aktif yang butuh regenerasi, sehingga harus menepatkan orang yang tepat dalam mengurai permasalah ini.
“Alhamdulillah saat ini di NTB, satu persatu permasalahan ini bisa terurai, dan saya berharap Bang Andi juga melakukan hal yang sama di KSB, menempatkan orang yang tepat agar mampu mengatasi permasalahan tersebut,” ucapnya.
Pihaknya sangat mengapresiasi KONI KSB berserta pemerintah daerah yang kompak ingin memajukan dunia olahraga. Dari 10 kabupaten kota yang siap menghadapi Porprov sebelum diundur hanya Kota Mataram dan Kabupaten Sumbawa Barat, dan yang lainnya belum siap sehingga Porprov terpaksa diundur pada Februari 2022.
“Saya sangat berharap kepada pemerintah daerah untuk terus mendukung KONI Sumbawa Barat terutama untuk menghadapi Porprov ini, kita sama sama tau bagaimana pemerintah keluarkan uang dan waktunya kapan, untuk kali ini kami berharap pemerintah bisa meringankan, saya juga berpesan kepada KONI Sumbawa Barat untuk hati-hati dan pertanggung-jawaban dana hibah dari pemerintah, karena di daerah lain sudah banyak kasus karena tidak jeli dalam pertanggungjawabannya,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Bupati Sumbawa Barat, Dr. H.W. Musyafirin MM menegaskan bahwa Pemda selalu mensupport KONI Sumbawa Barat.
“Bahkan semua permintaannya kami turuti semau-maunya, selama itu sesuai aturan, dan saya juga perintahkan kepada Kepala Dinas Parpora untuk jangan menahan nahan uang KONI, kasi saja. Jangan dibebankan pertanggung-jawaban pengurus yang dulu ke pengurusan sekarang yang membuat pencairan terhambat itu harus dipisahkan,” tandasnya.
Untuk pembangunan tempat latihan terpusat (Sport Center) yang menjadi bagian program jangka panjang, akan dipadukan dengan pembangunan sarana prasarana. Seperti hotel untuk menyambut PON 2028 yang beberapa Cabor akan dipertandingkan di KSB. “Ini harus disiapkan sebaik mungkin,” pungkasnya. (SR)






