Bupati Haji Jarot Ingatkan Talenta Terbaik Sumbawa Jangan Sampai Membela Daerah Lain

oleh -110 Dilihat

Dorong Prestasi Qori-QoriahBupatiJ Sumbawa, Hadirkan Qori Internasional Darwin Hasibuan

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (7 Oktober 2026) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong peningkatan kualitas dan prestasi Qori-Qoriah daerah. Salah satunya melalui Pelatihan Pelatih Qori/Qoriah Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 yang menghadirkan Qori Internasional, Ustadz H. Darwin Hasibuan, S.Pd.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Samota Grand Sumbawa Besar, Selasa (6/10/2026), tersebut diikuti para pelatih, Qori-Qoriah, peserta pelatihan, serta jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Sumbawa.

Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa H. Faisal Salim, jajaran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa, serta unsur Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, kehadiran Ustadz H. Darwin Hasibuan sebagai Qori Internasional menjadi kesempatan penting bagi para pelatih dan peserta untuk mendapatkan ilmu, pengalaman dan teknik dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an.

“Terima kasih kepada Pak Ustadz Darwin yang telah hadir. Mudah-mudahan dapat memberikan tips-tips kepada kita semua sehingga kita termotivasi untuk memperbaiki bacaan, memperbanyak hafalan,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, pembinaan Qori-Qoriah di Kabupaten Sumbawa mulai menunjukkan perkembangan. Sejumlah capaian yang diraih pada ajang sebelumnya menjadi modal untuk terus meningkatkan prestasi.

Bahkan, kata bupati, dalam salah satu pelaksanaan MTQ, Sumbawa mampu meraih tujuh medali. Namun, capaian tersebut tidak boleh membuat pembinaan berhenti. Bupati menegaskan target ke depan harus terus ditingkatkan.

“Apakah kita bergerak terus? Kita harus maju terus. Jangan berhenti pada pencapaian yang ada. Kalau kemarin kita berada di peringkat enam, maka ke depan harus naik lagi, naik lagi,” tegasnya.

Menurut Bupati, keberhasilan seorang Qori maupun Qoriah tidak hanya ditentukan kemampuan teknis membaca Al-Qur’an. Kesiapan mental, pengaturan napas, ketulusan, doa dan keberkahan juga menjadi bagian penting dalam proses meraih prestasi.

“Qori-Qoriah itu kalau hanya sekadar kuat membaca, belum cukup. Sedikit saja salah mengatur napas, bisa memengaruhi bacaan dari awal sampai akhir. Oleh karena itu, doa, kebersamaan, dan ketulusan semuanya sangat memengaruhi keberhasilan,” katanya.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, Bupati menekankan pentingnya proses seleksi dan pembinaan yang objektif. Setiap anak yang memiliki bakat, menurutnya, harus diberikan kesempatan yang sama untuk berkembang.

“Yang penting punya bakat. Jangan hanya karena kedekatan atau hubungan tertentu. Para pembina, pelatih dan pendamping harus mencari potensi-potensi dan bakat-bakat terbaik,” tegasnya.

Ia mengingatkan, jangan sampai talenta terbaik Sumbawa justru berkembang di daerah lain dan kemudian tampil sebagai pesaing bagi daerah sendiri.

Bupati meyakini Sumbawa memiliki banyak generasi muda potensial yang dapat dikembangkan menjadi Qori dan Qoriah berprestasi. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Di sisi lain, Bupati mengingatkan bahwa pembinaan Al-Qur’an tidak boleh semata-mata berorientasi pada perolehan juara dalam kompetisi.

Lebih dari itu, nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Qur’an ini memberikan ketenangan jiwa dan hati. Karena itu, Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal di kepala, tetapi harus disimpan di hati dan diwujudkan melalui perilaku, gaya hidup dan keimanan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan kemuliaan para penghafal Al-Qur’an yang bukan hanya memperoleh pahala, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua.

“Penghafal Al-Qur’an selalu mendapatkan pahala dan memberikan mahkota bagi orang tuanya. Ini merupakan gambaran betapa mulianya anak yang berbakti dan menghafal Al-Qur’an,” tuturnya.

Bupati berharap pelatihan yang menghadirkan Qori Internasional Ustadz H. Darwin Hasibuan tersebut mampu memberikan wawasan baru bagi para pelatih maupun Qori-Qoriah Sumbawa.

Dengan peningkatan kapasitas pelatih, ia berharap kualitas bacaan, hafalan, mental dan kemampuan para peserta semakin baik sehingga mampu membawa nama Kabupaten Sumbawa pada berbagai kompetisi Al-Qur’an.

“Semoga acara ini memberikan dampak yang lebih baik bagi prestasi kita ke depan,” harapnya.

Bupati kemudian mengajak seluruh pihak menjadikan pelatihan tersebut sebagai momentum memperkuat pembinaan sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang berkualitas.

“Mari kita jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk melahirkan lebih banyak Qori-Qoriah berkualitas, lebih banyak prestasi, dan yang paling penting, lebih banyak generasi Sumbawa yang hidup dengan nilai-nilai Qur’ani,” ajaknya. (SR)

amman nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *