FH Terpilih Jadi Ketua Umum Alumni SMA Muhammadiyah Sumbawa, Sahabuddin Ketua DPP

oleh -835 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8 Januari 2023)–Fahri Hamzah SE terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Alumni SMA Muhammadiyah Sumbawa Besar. Mantan Wakil Ketua DPR RI ini dipilih dalam Musyawarah Besar ke-1 Ikatan Keluarga Alumni SMA Muhammadiyah Sumbawa Besar, di SMA Muhammadiyah Sumbawa, Minggu (8/1).

Ikut mendampingi FH dalam  kepengurusan tersebut, adalah Wakil Ketua 1 ditunjuk Rahim Rahman SH, Wakil Ketua 2, Dedi Susanto, S.Pd.I, dan Sekretaris Umum Jon Kenedy, S.Pd., M.Pd dan dilengkapi dengan bidang-bidang.

Selain Fahri Hamzah, juga terpilih secara aklamasi H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si sebagai Ketua DPP Alumni SMA Muhammadiyah.

Dalam sambutannya di hadapan ratusan alumni, FH—sapaannya, menyebutkan, SMA Muhammadiyah sebagai “ibu kandung”. Selama tiga tahun dia mengenyam pendidikan di sekolah tersebut. Namun sejak sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) hingga SMA, FH mengaku sudah mengenyam pendidikan di sekolah milik Muhammadiyah.

“Di sekolah inilah saya dilahirkan sehingga saya merasa berterima kasih untuk kita bersama-sama bisa memberikan kontribusi,” katanya.

Menurut Wakil Ketua Partai Gelora ini, Mubes I Ikatan Alumni SMA Muhammadiyah Sumbawa Besar akan menjadi saksi sejarah karena pertama kali dilaksanakan. Meski sebelumnya berhimpun dan berkomunikasi melalui media sosial seperti Whats App, FB dan lainnya. Karena itu FH berharap setelah terbentuk AD/ART dan pengurus, langsung bekerja secara intens di sekretariat.

“Dan yang pertama kita lakukan bagaimana melakukan pendataan alumni dari angkatan pertama tahun 1978 sampai sekarang. Kita siapkan dokumen untuk dijadikan buku, secara terus menerus untuk pengembangan amal usaha di masa yang akan datang, serta yang terpenting kita bisa lakukan sosialisasi terhadap keberadaan sekolah,” ujarnya.

Kemudian FH juga menjelaskan tentang Persyerikatan Muhammadiyah. Itu adalah organisasi rasional. Muhammadiyah juga memiliki sekolah, rumah sakit dan lembaga keuangan yang terus berkembang. Struktur organisasinya juga cukup baik dibandingkan ketokohan individunya. Kendati pemimpin di Muhammadiyah boleh berganti tetapi lembaga tetap berjalan.

“Pelajaran yang terpenting yang dipelajari oleh bangsa ini, belajar berorganisasi dari Muhammadiyah. Makanya Muhammadiyah dianggap sebagai organisasi modern. Bahkan sebuah majalah di luar negeri menulis kalau Muhammadiyah sebagai ormas terkaya di Indonesia dimana asset ratusan trilliun karena sekolah, rumah sakit, dan universitasnya hidup,” imbuhnya.

Karena itu organisasi yang dibentuk melalui Ikatan Alumni ini sebagai bentuk kaderisasi yang kemudian mengintegrasikan diri bersama membentuk mercusuar yang ada di Pulau Sumbawa. “Konkritnya nanti kita bisa lakukan bagaimana membangun Perguruan Tinggi Muhammadiyah,” tandasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *