Dokter dan Perawat Demo ke DPRD, Pelayanan Poli RSUD Sumbawa Lumpuh

oleh -682 Dilihat
?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (18 Januari 2023)–Pelayanan RSUD Sumbawa, Rabu (18/1/2023) pagi hingga siang hari, seketika terganggu. Bahkan pelayanan di semua Poli, lumpuh total. Sejumlah ruangan terlihat lengang. Akibatnya masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis, harus pulang.

Pasalnya, hampir semua dokter baik spesialis dan dokter umum, serta perawat, bidan, dan tenaga kontrak maupun honorer, meninggalkan ruang pelayanan. Para petugas medis yang mencapai hampir 100 orang ini mendatangi DPRD Sumbawa untuk menyampaikan keluhannya terhadap perlakuan manajemen rumah sakit milik daerah ini.

Kedatangan sebagian besar para medis tersebut disambut Ketua Komisi IV DPRD, Ismail Mustaram SH, M.M.Inov beserta anggotanya. Ikut menyambut para medis ini juga anggota dari Komisi I, II, dan III. Terlihat juga Ketua Badan Kehormatan DPRD, Muhammad Yamin SE., M.Si.

Dalam hearing yang dipandu Anggota Komisi IV, Ahmadul Kusasih SH, Ketua Komite Medik RSUD Sumbawa, Dr. Iwan Budiman Bomba yang juga Dokter Spesialis Bedah mengakui terhentinya pelayanan di Bagian Poli. Sebab semua dokter dokter spesialis dan semua perawat meninggalkan pelayanan untuk mengikuti hearing di DPRD Sumbawa. Kecuali di ruangan dan IGD, pelayanan tetap berjalan.

Kedatangan petugas medis ke DPRD Sumbawa ini ungkap Dokter Iwan, untuk menyampaikan sejumlah permasalahan atas kebijakan manajemen RSUD Sumbawa yang merugikan mereka. Persoalan ini sebelumnya sudah disampaikan kepada Sekda, Dikes dan Dewan Pengawas, bahkan Bupati Sumbawa. Namun belum mendapatkan jawaban yang memberikan solusi dari persoalan yang dialami lama ini.

Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri gagal dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi samawarea.com Rabu (18/1) sore, baik via telepon seluler maupun pesan What Sapp, belum mendapat tanggapan. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *