SUMBAWA BESAR, samawarea.com (5 Januari 2023)–Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah menyebutkan bahwa mutasi bertujuan untuk meningkatkan kinerja birokrasi, terlebih saat ini beberapa jabatan kepala perangkat daerah dan jabatan kepala sekolah dalam keadaan lowong. Karena itu perlu segera dilakukan pengisian jabatan agar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pendidikan tetap berjalan dengan baik.
“Penting untuk saya tegaskan bahwa seluruh pejabat dan kepala sekolah yang dilantik pada hari ini, merupakan ASN terpilih. ASN yang saya nilai dari berbagai aspek, terutama aspek kompetensi yang dibutuhkan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dalam jabatan yang diamanahkan ini,” kata Bupati usai mmelantik ratusan pejabat structural dan puluhan kepala sekolah di Lantai III Kantor Bupati, Rabu (4/1/2023) kemarin.
Menurut Bupati yang akrab disapa Haji Mo’, bahwa ASN yang dilantik adalah ASN yang pandang cakap dan mampu mempercepat terwujudnya tujuan organisasi serta visi-misi Kabupaten Sumbawa gemilang yang berkeadaban tahun 2021-2026. ASN ini semata-mata dinilai dari faktor kompetensi dan profesionalitas, bukan karena faktor kedekatan atau hal-hal lain yang bersifat subjektif.
“Saya tegaskan, sama sekali tidak demikian adanya. Komitmen inilah yang menjadi salah satu indikator, sehingga pada tanggal 8 Desember 2022 lalu, Kabupaten Sumbawa berhasil meraih penghargaan “Anugerah Meritokrasi” dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan predikat baik,” ujarnya.
Untuk itu, kepada pejabat yang dilantik, Bupati mengucapkan selamat mengemban amanah, kewajiban dan tanggung jawab baru. Ia meyakini para pejabat tersebut memiliki kompetensi, kepedulian dan bersedia bekerjasama untuk menyukseskan berbagai agenda, program dan kegiatan pemerintahan ke depan.
Di bagian lain Bupati mengatakan bahwa saat ini telah memasuki tahun 2023. Ia berharap semua jajarannya mengawalinya dengan membangun kekuatan dan semangat baru untuk menapak masa depan yang lebih baik. Apalagi tahun ini memasuki tahun ketiga masa pemerintahan Mo-Novi.
Untuk itu dia mengajak semua pihak untuk bekerja bersama-sama, berkolaborasi, dan bersinergi dalam meraih target-target yang hendak digapai pada tahun 2023 ini.
Sesuai dengan kerangka pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2021-2026, sebutnya, terdapat 10 program unggulan daerah yang terus disasar secara bertahap, sesuai dengan kemampuan dan kondisi anggaran yang ada.
Pada akhir tahun 2022 lalu, bersama dengan DPRD Kabupaten Sumbawa, pihaknya telah menuntaskan pembahasan APBD tahun 2023 dengan tepat waktu sesuai jadwal yang ditetapkan. Dari pembahasan tersebut, telah disepakati nilai total APBD Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2023 mencapai sekitar Rp 2,64 trilyun.
Ia meminta untuk mulai menyiapkan segala sesuatunya lebih awal agar nantinya berbagai program kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lebih baik. Seluruh regulasi berkaitan dengan penunjukan Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Pengadaan, Pejabat Penatausahaan Keuangan, Panitia Pemeriksa Barang, Pengelola Teknis Proyek dan lainnya harus rampung dalam minggu ini.
Bagi kegiatan fisik yang belum memiliki dokumen perencanaan teknis harus mulai menyusun dokumen tersebut mulai dari sekarang sehingga dokumen pengadaannya dapat segera diselesaikan untuk disampaikan kepada Unit Pelayanan Pengadaan untuk dilakukan pelelangan.
“Koordinasi dan sinkronisasi program antar instansi harus menjadi perhatian kita semua. Jangan ada perangkat daerah yang bekerja sendiri-sendiri. Hilangkan ego sektoral, sikap ingin menonjol sendiri, dan sikap-sikap ego lainnya. Kompetisi untuk mencapai prestasi itu perlu, tetapi tetap dalam konteks fastabiqul khairat, berpacu dalam kebaikan, dengan tetap berpegang teguh pada ketentuan dan regulasi, serta tata nilai atau norma yang berlaku,” tandasnya.
Khusus kepada para kepala sekolah yang dilantik, Haji Mo’ berpesan agar senantiasa meningkatkan dan mengasah kompetensi termasuk penguasaan di bidang teknologi dan informasi, mengingat salah satu dimensi program merdeka belajar adalah digitalisasi sekolah. Jika kepala sekolah tidak paham teknologi digital maka sulit bisa bersaing dalam memajukan sekolah dan meningkatkan kualitas peserta didiknya.
“Jaga dan pelihara dengan sebaik-baiknya marwah dan nama baik kemuliaan profesi guru. Berikan keteladanan baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Dan yang tidak kalah pentingnya, baca, pelajari, dan laksanakan semua peraturan perundang-undangan dengan baik,” katanya mengingatkan.
Khusus terkait pendidikan karakter sebagaimana telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Sumbawa nomor 33 tahun 2021, agar benar-benar menjadi perhatian untuk dilaksanakan dengan konsisten dan penuh tanggung jawab.
“Didiklah siswa kita agar menjadi insan yang beriman dan bertakwa, jujur, amanah dan berakhlak mulia. Karena dengan modal itulah mereka akan mampu berkompetisi dengan baik,” pungkasnya. (SR)






