Bantu Nelayan Pulau Bungin, Olat Maras Power UTS Serahkan Mini Cold Storage

oleh -1080 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (19 Januari 2023)–Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph.D bersama Tim Olat Maras Power UTS menyerahkan Mini Cold Storage kepada masyarakat Pulau Bungin. Penyerahan 3 unit Cold storage pada Rabu (18/1) kemarin ini merupakan hibah dari program Pertamina melalui Pertamina Foundation Sains (PFsains) 2022. Dalam PFsains pada Desember 2022 itu, Tim OMP UTS berhasil menjadi 6 besar dari ribuan proposal.

PFsains 2022 adalah kompetisi inovasi teknologi berbasis EBT (Energi Baru Terbarukan), yang bertujuan untuk mengapresiasi para praktisi energi yang concern dalam mengembangkan dan atau menciptakan inovasi teknologi berbasis energi bersih yang dapat dijangkau oleh semua kalangan.

“Kami berikan 3 unit Solar Powered Mini Cold Storage tersebut kepada Kepala Desa Bungin, nantinya pengelolaan cold storage akan melalui BUMDes. Harapan kami cold storage ini dapat memberikan dampak kepada 3 Kelompok nelayan setempat. Ini akan sangat berguna bagi nelayan untuk meringankan beban mereka dalam menyimpan hasil tangkapannya, tanpa harus terbebani biaya listrik yang tinggi karena menggunakan solar panel,” kata Rektor Chairul.

Ketua Tim OMP UTS, Nova Ariyanto didampingi anggotanya, Ahmad Jaya dan Hadi Rudiya menjelaskan, pemanfaatan bantuan cold storage ini akan dimonitor secara berkala oleh Team PFSains. Apabila asas kebermanfaatan dari cold storage ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat Bungin, tidak menutup kemungkinan dapat diberikan pendanaan tahap lanjut oleh Pertamina Foundation.

Guna mencapai desa mandiri energy dalam mendukung program Net Zero Emision Indonesia 2060 dan juga mencapai salah satu SDGs secara keberlanjutan. “Dengan Program PFSains ini menjadi pembuka peluang untuk kerjasama yang lebih luas lagi dengan Pemerintah desa, BUMDes dan kelompok-kelompok nelayan di Pulau Bungin.

Disebutkannya, salah satu BUMK yang juga StarUp Energi berasal dari daerah Indonesia bagian timur ini yaitu Olat Maras Power dan UTS. Tujuannya untuk pemberdayaan, pengembangan potensi-potensi daerah khususnya kita daerah 3T untuk membumi dan mendunia melalui Program Rewnable Enenrgi di pulau terpadat di dunia ini,” pungkas Nova.

Untuk diketahui, cold storage kali ini memiliki spesifikasi isi dengan ukuran 300 liter dengan 3 sumber energy. Yaitu, Panel Surya (PV) yang bekerja 8 jam dari jam 7.00 hingga 14.00 dengan 6 buah panel Surya dengan spesifikasi 450 WattPeak (Wp) masing-masing panel surya.

Baterai bekerja dari 8 jam dari pukul 14.00-21.00 dengan spesifikasi 6 baterai masing-masing baterai 12 V 100AmperHours. Jaringan PLN yang bekerja dari jam 21.00–7.00 pagi. Tiga sumber energi tersebut dihubungkan dengan Hybrid Inverter dengan kapasitas 3 KiloWatt, system 24 Volt, dan Charging Curent 50 Ampere. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *