SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10 Oktober 2022)–Sertifikasi kompetensi merupakan salah satu sarana dalam meningkatkan capacity building dosen. Selain itu menjadi ukuran pengakuan bahwa dosen mempunyai keterampilan dan kemampuan yang mumpuni dan sesuai standar kerja yang ditetapkan.
Sertifikasi kompetensi juga dapat memastikan bahwa pemegang sertifikat terjamin kredibilitasnya dalam melakukan suatu pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.
Dalam upaya peningkatan kapasitas dosen, Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) mengikutkan 11 orang dosennya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UTS pada pelatihan dan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai Pendamping UMKM. Kegiatan itu dilaksanakan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Nusantara, 6—10 September 2022. Hasilnya, para dosen tersebut dinyatakan kompeten
Mereka adalah Muhammad Nur Fietroh M.Sc, Abdul Salam MM, Agus Santoso, SM., MM.Inov, Rozzy Aprirachman MDP, Aris Sugiarto MM. Inov, Sriyatun MM.Inov, Irawati, S.Ak., MM.Inov, Hanifa Sri Mulyani MM, Rian Hardiasnyah SE dan Fendy Maradita MM yang sebelumnya dinyatakan lulus uji kompetensi BNSP pada tanggal 13–16 Juli 2022.
Pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi Pendamping UMKM berlisensi BNSP ini dilakukan menggunakan anggaran Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Anggaran hibah ini berhasil diraih oleh Program Studi Manajemen UTS pada tahun 2022 dengan ketua tim, Nova Adhitya Ananda, MM yang merupakan dosen Prodi Manajemen sekaligus Direktur Akademik UTS.
Selain dana hibah PK-KM, anggaran kegiatan ini juga berasal dari dana hibah Pengembangan SDM yang merupakan program kerja rutin dari FEB UTS untuk meningkatkan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan.
Kompetensi Pendamping UMKM merupakan kompetensi yang bertujuan untuk mendapatkan pengakuan sebagai pendamping kompeten oleh publik, sebagai referensi menjadi pendamping UMKM. Kompetensi ini untuk meningkatkan kualitas para pendamping UMKM, meningkatkan kualitas usaha, dan meningkatkan daya saing koperasi dan usaha mikro kecil.
Adapun materi yang diperoleh meliputi analisis model bisnis kanvas, analisis K3, penyusunan identifikasi usaha dan kebutuhan UMKM, penyusunan rencana pendampingan, akses pembiayaan, penerapan manajemen dasar pengelolaan usaha, pembuatan company profil UMKM, analis studi kelayakan bisnis, penerapan alat, Teknik dan metode peningkatan produktivitas dan penyusunan laporan keuangan UMKM.
Dengan pengakuan secara portofolio untuk kesebelas dosen FEB UTS, diharapkan dapat menguatkan kemampuan pengelolaan UMKM dalam aspek keuangan, pemasaran, maupun pengembangan sumber daya manusia. Hal ini sejalan dengan misi UTS yaitu melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menjawab persoalan di tingkat lokal, regional, nasional, dan internasional.
Pelatihan dan sertifikasi ini akan terus dilakukan oleh FEB UTS dalam upaya meningkatkan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan sebagai mewujudkan cita-cita mulia UTS untuk menjadi kampus yang “Membumi dan Mendunia”.
“Selamat kepada 11 dosen FEB yang telah dinyatakan kompeten melalui sertifikasi BNSP ini, semoga kedepan UMKM kita menjadi lebih baik lagi dan terus maju melalui pendampingan yang sekiranya dilakukan oleh bapak/ibu sekalian. Semoga UTS senantiasa dapat memberikan konstribusi di tengah masyarakat,” ucap Rektor UTS, Chairul Hudaya, Ph.D. (SR)






