Kementerian Kesehatan Nilai Sumbawa untuk STBM Award Nasional

oleh -492 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20 Oktober 2022)–Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah menyampaikan bahwa Kabupaten Sumbawa telah sukses mengimplementasikan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) khususnya pada pilar 1 Open Defecation Free (ODF).

Untuk mencapai titik ini, memerlukan proses yang sangat panjang. Sejak tahun 2016 lalu, pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui dinas terkait, puskesmas, kepala desa, lurah, dan lembaga-lembaga mitra terus melakukan berbagai upaya untuk mengedukasi masyarakat agar tidak buang air besar sembarangan.

Hal ini disampaikan Bupati saat memberi sambutan pada kegiatan Penilaian Peserta Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Aula Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa ini, dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bappeda, Sekretaris Dinas Kesehatan Sumbawa, Camat Lape, Kabid Perencanaan SDM dan Sosial Budaya Bappeda, Kepala Bagian Tata Usaha Kemenag, perwakilan Forum Disabilitas, perwakilan Dinas PUPR, serta perwakilan Plan Indonesia.

Dikatakan Bupati, berbagai upaya untuk menuntaskan persoalan buang air besar sembarangan ini membuahkan hasil di tahun 2022. 22 Januari 2022 lalu, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa ke-63, daerah ini menerima penghargaan dari Gubernur NTB sebagai kabupaten ODF.

“Alhamdulillah pada hari ini, Kabupaten Sumbawa kembali mendapat kesempatan dinilai oleh Kementerian Kesehatan RI untuk mendapatkan STBM Awards tingkat nasional. Tentu, ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus berikhtiar, melanjutkan perjuangan ke jenjang selanjutnya, yakni menuntaskan 5 pilar STBM,” harap Bupati.

Selanjutnya pada Tahun 2023 mendatang, Pemkab menargetkan Kabupaten Sumbawa dapat diverifikasi sebagai kabupaten STBM, tentunya didukung komitmen anggaran baik dari APBD, APBDes maupun sumber-sumber lain untuk percepatan penuntasan 5 pilar STBM.

“Kami berharap dengan adanya penilaian STBM Awards tingkat nasional ini, semakin memotivasi kami untuk lebih serius lagi dalam mewujudkan Kabupaten Sumbawa sebagai kabupaten STBM. Kami tidak hanya mengejar piala atau piagam penghargaan, namun yang lebih penting adalah perilaku hidup bersih dan sehat itu dapat menjadi budaya serta kebiasaan yang melekat pada keseharian masyarakat Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *