SUMBAWA BESAR, samawarea.com (28 Agustus 2022)–Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI), Ir. Sita Hanimastuty Agus Tansil, melantik dan mengukuhkan Ketua KCBI Kabupaten Sumbawa, Nurwahidah Nurdin Ranggabarani, S.Ag., beserta jajaran Badan Pengurus Cabang KCBI Kabupaten Sumbawa, masa bhakti 2022-2026, di Ai Loang Samota Beach Resort, Sumbawa, Sabtu (27/8/2022).
Pelantikan dan pengukuhan tersebut, dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa, Ny. Sofia Noviantry Rayes Mahmud Abdullah, SE, yang juga Pelindung KCBI Kabupaten Sumbawa, dan Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd. M.Pd., sekaligus Penasehat KCBI Kabupaten Sumbawa.
Dalam arahannya, Ketua Umum KCBI, Ir. Sita Hanimastuty berharap, melalui momentum ini, KCBI Kabupaten Sumbawa, dapat mengambil peran dan memberi andil bagi kemajuan pembangunan daerah.
Hal ini sesuai visi misi dan program KCBI, dalam memasyarakatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya berkain, mengangkat budaya luhur Tana Samawa, dan menggerakkan berbagai sektor, home industri, UMKM, perancang, kreator, dunia usaha, pariwisata, dan berbagai sektor lainnya yang terkait dengan cinta berkain ini.
Sementara Pelindung KCBI Sumbawa, Sofia Noviantry, SE berpesan, agar kepengurusan KCBI Kabupaten Sumbawa yang baru dilantik dapat melanjutkan program KCBI dalam membina dan mengangkat berbagai potensi sumberdaya daerah.
Selain itu, memasyarakatkan kecintaan terhadap budaya berkain, sehingga khazanah kekayaan kain Samawa, baik dari sisi produksi, keragaman motif, rancangan dan kreasi, maupun bagi kepentingan dunia usaha dan pariwisata, lebih dikenal luas di kancah nasional, maupun internasional.
Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd. M.Pd., menyambut baik dan mengajak KCBI untuk berkolaborasi dan mengambil peran aktif bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dalam berbagai bidang pembangunan daerah.
“Dari kolaborasi ini sektor-sektor terkait dapat dibina dan dikembangkan bersama-sama, melalui pelatihan dan pengembangan home industri dan UMKM, maupun para perancang dan creator, sehingga kain Samawa dapat sejajar dengan kain yang berasal dari daerah lain, serta mampu menjadi salah satu industri kebanggaan daerah, dan berdampak kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KCBI Kabupaten Sumbawa, Nurwahidah, S.Ag, dalam pidato pelantikannya menyatakan, pelantikan dan pengukuhan ini merupakan langkah awal yang baik bagi KCBI dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Untuk itu, Ia mengajak para pengurus dan dukungan semua pihak terkait untuk dapat mewujudkan visi misi dan program KCBI Sumbawa, sehingga dapat mengambil peran aktif dalam berbagai kegiatan.
Seperti pembinaan dan pengembangan home industri, UMKM, dan dunia usaha, perancang dan kreator, sehingga dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya berkain, yang juga merupakan warisan budaya luhur Tana Samawa melalui berbagai kegiatan sehari-hari, peristiwa budaya dan event pariwisata. “Kami ingin kain produksi dan motif Samawa lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat luas,” tandasnya. (SR)






