SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17 Juli 2022)–Sukacita kembali terasa di Kampus Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Pasalnya, Program Studi (Prodi) Manajemen setempat berhasil memboyong Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) sebesar Rp 875 juta dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI.
Dana hibah ini disediakan Kemdikbud ini untuk mendorong, memfasilitasi, dan mempercepat perguruan tinggi dalam menerapkan kebijakan Kampus Merdeka serta mencapai 8 Indikator Kinerja Utama tersebut dengan merancang suatu program kompetisi yang dikemas dalam Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM).
Program ini dirancang dalam 3 (tiga) skema dimana Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dapat berkompetisi sehat sesuai dengan aturan pada tiap skemanya.
PK-KM ini merupakan program kompetisi terbuka dengan sistem seleksi berkelompok (tiered system) yang bertujuan meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, menguatkan mutu dosen dan relevansi pendidikan tinggi, menguatkan mutu dosen dan tenaga kependidikan, serta menguatkan sistem tata kelola Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti).
Anggaran program kompetisi kampus merdeka ini mencapai Rp 415 Miliar untuk 142 perguruan tinggi yang lolos. Salah satunya Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teknologi Sumbawa.
Selain itu di tingkat institusi yang disebut Institusional Support System (ISS), UTS juga mendapatkan pendanaan sebesar Rp 555 juta. Jadi total anggaran yang diterima senilai Rp 1,430 miliar .
Skema Pengajuan Program
PK-KM dapat mencakup program studi dan program di tingkat institusi yang diutamakan untuk sistem pengelolaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau Institutional Support System (ISS)–MBKM.
Pada tataran institusi, PK-KM ISS-MBKM secara khusus ditujukan untuk memperkuat tata kelola MBKM dan memfasilitasi implementasi kampus merdeka untuk mendukung transformasi pendidikan tinggi yang dilaksanakan di seluruh program studi.
Selanjutnya pada tataran Program Studi (PS), program ini bertujuan untuk meningkatkan mutu PS melalui penguatan relevansi dan peningkatan inovasi pendidikan tinggi untuk merespon dan mengantisipasi perkembangan IPTEK di masa depan sesuai dengan keunggulan yang dimiliki oleh PS.
Kemudian meningkatkan kerjasama dengan dunia industri dan dunia usaha (Dudi) dan top world class universities dalam rangka transformasi pendidikan tinggi untuk mendapatkan pengakuan internasional dan meningkatkan daya saing bangsa.
Karenanya setelah dilaksanakannya kegiatan evaluasi administrasi dan seleksi kualitas serta kelayakan Proposal Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) Tahun 2022 dan dinyatakan lolos. Selanjutnya Verifikasi Kelayakan Proposal Program Kompetisi Kampus Merdeka Tahun 2022 Batch V pada 12 – 14 Juli 2022 di Hotel Horison Grand Serpong, Banten.
Beberapa dosen yang menjadi tim untuk mewakili penerimaan Bantuan PK-KM 2022 ini adalah Nova Adhitya Ananda, MM sebagai Ketua Task Force ISS UTS, beranggotakan Desi Maulidyawati, M.Pd, Muhammad Nur Fietroh, M.Sc sebagai Ketua Taskforce Prodi Manajemen UTS dan Muhammad Nurjihadi, M.Si serta Diah Anggraeni Hasri, M.Sc dan Serli Oktapiani, M.M yang turut hadir mendampingi guna membantu kelengkapan teknis dan administratif.
Beberapa orang yang menjadi evaluator dari Kemristekdikti yaitu Arief Rahman Ibrahim, Fransisca Endang Lestariningsih dan Dedy Supriyadi. Acara tersebut berjalan dengan sukses dan lancar.
“Semoga kedepannya akan banyak berita baik untuk kampus kita Universitas Teknologi Sumbawa terkhususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Program Studi Manajemen, tentunya prodi-prodi lainnya. Kita mengupayakan agar program ini bisa berjalan sukses, sehingga di tahun mendatang kita bisa memperoleh dana hibah serupa tanpa harus mengajukan proposal lagi.” tandas Fietroh.
Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph.D memberikan apresiasi kepada Tim Prodi Manajemen dan ISS yang telah berhasil memperoleh hibah tersebut.
“Kita tahu program Kampus Merdeka memberikan efek yang sangat baik bagi dunia kampus, memicu lebih banyak lagi kreatifitas dan inovasi di bidang pendidikan. Melalui program PK-KM ini kami berharap bisa memberikan hasil maksimal, sesuai dengan visi PK-KM itu sendiri yakni meningkatnya kualitas lulusan pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas dosen pendidikan tinggi, dan meningkatkan kualitas kurikulum dan pembelajaran. Selamat kepada semua,” pungkasnya. (SR)






