SUMBAWA BESAR, samawarea.com (26 Juli 2022)–Setelah empat hari pencarian, akhirnya M Sahril (18) pelajar Ponpes NW Padasuka, Kecamatan Lunyuk, ditemukan. Korban yang terseret arus Pantai Telang beberapa hari lalu ini, ditemukan, Selasa (26/7) pukul 15.30 Wita, dalam kondisi meninggal dunia.
Tubuhnya sudah membengkak dan sebagian kulitnya terkelupas. Jasad korban langsung dievakuasi Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Sumbawa, relawan dan masyarakat.
Kapolsek Lunyuk, AKP Sugianto yang dikonfirmasi samawarea.com, mengatakan, korban pertamakali ditemukan warga yang kebetulan melintas di jalan. Dari kejauhan warga ini melihat ada jasad yang mengapung di perairan Sampar Lok, atau sekitar 8 kilometer dari titik hilangnya korban.
Informasi ini cepat menyebar sehingga diketahui Tim Gabungan yang tengah melakukan pencarian di radius 5 kilometer. Setelah dimasukkan ke kantong mayat, jasad korban dibawa menuju rumah duka di Desa Padasuka untuk proses pemakaman.
Seperti diberitakan, korban ditelan ombak Pantai Telang, Desa Emang, Kecamatan Lunyuk pada Sabtu (23/7) sore, saat Penutupan Masa Orientasi Siswa (MOS) Ponpes NW Padasuka. Saat itu korban mandi bersama teman-temannya.
Tak diduga datang ombak besar lalu menggulung korban yang kebetulan tidak bisa berenang. Teman korban berhasil menyelamatkan diri, sedangkan korban hilang terseret arus. (SR)






