UTS Diminta Ungkap Tabir Makam Kuno di Labuhan Burung

oleh -794 Dilihat

SUMBAWA BESAR (23 Mei 2022)–Dosen dan mahasiswa Ilmu Sejarah Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menggelar “Sosialisasi Situs Sejarah Sebagai Destinasi Wisata”, 22 Mei 2022 lalu. Sosialisasi di Balai Desa Labuhan Burung Kecamatan Buer ini menghadirkan Ketua Program Studi Ilmu Sejarah, Sukardin, M.Pd, dan Kades setempat.

Dalam sosialisasi itu, Sukardin mengakui banyak situs sejarah yang tidak terawat dengan baik. Seperti makam kuno di Desa Labuhan Burung Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa. Padahal situs itu merupakan salah satu makam para ulama pada masa lampau yang menjadi saksi penyebaran agama Islam di Sumbawa.

“Kami berharap Makam Kuno sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai destinasi obyek wisata religi dan tentunya dibutuhkan dukungan dan anggaran dari pemerintah daerah Sumbawa. Temuan makam kuno itu menjadi perhatian masyarakat dan kepala Desa Labuhan Burung saat ini,” ujarnya.

Sementara Rusdin yang merupakan keturunan ke-6 dari Puang Na I Bonga, keturunan ke-5 dari Puang Bonga dan keturunan ke-4 Puang Matoa Bacole’ atas nama tokoh adat dan warga Labuhan Burung, mengucapkan terimakasih kepada teman-teman Progam Studi Ilmu Sejarah-UTS yang menyambangi makam kuno di desanya.

Ia berharap bantuan UTS untuk menyingkap tabir misteri di makam kuno tersebut. Pasalnya, situs makam kuno ini merupakan peninggalan sejarah yang akan memberikan petunjuk tentang awal mula penyebaran Islam di Pulau Sumbawa masuk dari Sulawesi bukan dari Pulau Jawa. Menurut Rusdin, Labuhan Burung sebelumnya merupakan pelabuhan yang menghubungkan Sulawesi dengan Sumbawa, bahkan dengan Malaysia. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *